web analytics
  

Bikin Terharu, Tetangga Pasok Pangan Satu Keluarga Isolasi Mandiri di Cimahi

Kamis, 9 April 2020 20:23 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Bikin Terharu, Tetangga Pasok Pangan Satu Keluarga Isolasi Mandiri di Cimahi, Isolasi Mandiri, Cimhai, Tetangga Pasok Pangan,

Tetangga Pasok Pangan Satu Keluarga Isolasi Mandiri di Cimahi. (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah ketakutan masyarakat akan paparan wabah Corona Virus Disease (Covid-19), cerita berbeda menyentuh sisi kemanusiaan terjadi di Kota Cimahi.

Bukannya menghindar, warga perumahan Cipageran Asri justru sigap merawat 4 orang warganya yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Kisah ini berawal saat satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan 2 anaknya diharuskan isolasi mandiri karena kepala keluarga divonis positif terjangkit Covid-19. Hal itu diketahui saat mereka menjalani rapid test pada 30 Maret 2020 lalu. sementara istri dan dua anaknya dinyatakan negatif.

"Namun mereka tetap berstatus orang dalam pemantauan (ODP) karena kontak langsung dengan kepala keluarga yang positif," ungkap Ketua Forum Warga Kompleks Cipageran Asri, Yuli Setio Indartono, Kamis (9/4/2020).

AYO BACA : Desa di Tasikmalaya Inisiatif Dirikan Rumah Isolasi Covid-19 Bagi Pemudik

Melihat kondisi tetangganya yang terpaksa mengurung diri, warga malah rutin berinteraksi dengan memasok semua kebutuhan pangan setiap hari.

Warga memberikan kebutuhan seperti makan berat untuk pagi, siang, sore, dan malam. Ditambah vitamin dan kebutuhan pokok lainnya.

"Kebutuhan makan disuplai oleh warga, belanjanya hasil patungan. Dimasak oleh ibu-ibu PKK, nanti diantarkan ke rumahnya,"ujar dia.

Meski rutin memasok makanan, interaksi memang menjadi dibatasi. Pengantar makanan tidak melakukan kontak fisik namun cukup di batasi pagar rumah. 

AYO BACA : Masjid Agung KBB Disiapkan Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

"Kita juga antisipasi jika memasok barang dibatasi pagar. Namun bukan itu intinya, kami ingin menunjukkan kepedulian dan memberi semangat secara psikologis kepada pasien agar cepat sembuh," terangnya.

Kepada wartawan pasien positif Covid-19, M mengaku, salut dan bersyukur atas kepedulian tetangga perumahan yang ikhlas memberi pasokan selama menjalani isolasi mandiri. 

"Jujur saya kagum dan sangat terharu dengan perlakuan mereka ke keluarga saya. Terima kasih untuk bapak dan ibu. Walaupun kita beda suku dan agama, tapi kami benar-benar sangat ditolong dan diperhatikan," katanya.

Selama beraktivitas di rumah dalam masa isolasi, M dan keluarganya tetap melakukan kehidupan normal. Istrinya memasak, ia kadang berolahraga bersama anak-anaknya. 

Hal itu dilakukan untuk membunuh rasa bosan dan mengalihkan pikiran negatif dari virus Corona.

"Aktivitas di rumah ya seperti biasa, istri saya kadang masak. Dan kita olahraga juga biar sehat. Kita ikut aturan pemerintah untuk isolasi dan jaga kesehatan dengan makan bergizi dan minum vitamin. Kita juga pakai masker terus di rumah, tidak kontak," katanya.

AYO BACA : Kisah Pangeran Charles saat Isolasi Mandiri

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers