web analytics
  

Persib Galang Donasi APD untuk Tenaga Medis, Ini Caranya

Kamis, 9 April 2020 13:52 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Bobotoh, Persib Galang Donasi APD untuk Tenaga Medis, Ini Caranya, persib,donasi,covid,jersey sauyunan persib

Logo Persib

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Keterbatasan alat pelindung diri (APD) untuk petugas medis dan masker untuk masyarakat membuat Persib kembali mengajak Bobotoh untuk berkolaborasi dalam program kemanusiaan penggalangan dana untuk para pejuang wabah Covid-19 yang bertajuk #Sauyunan. 

Kata “Sauyunan” dipilih dari Bahasa Sunda yang memiliki makna kebersamaan, gotong royong, hingga saling menolong. Hal itu selaras dengan semangat dan nilai-nilai sepakbola yang merupakan olahraga tim dan mengedepankan kebersamaan untuk melawan penyebaran virus. 

Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita, mengemukakan Persib dan Bobotoh dengan kebersamaannya selama ini, memiliki peranan penting dalam melawan dan menghambat laju persebaran Covid-19 tersebut di Indonesia. 

“Untuk situasi ini, kebersamaan dalam hal kemanusiaan adalah hal yang terpenting untuk kita lakukan bersama-sama,” kata Glenn, Kamis (9/4/2020). 

Kolaborasi antara klub dan fans dalam donasi diwujudkan dengan, Persib menyiapkan Jersey Sauyunan Limited Edition 2020 dan Masker Persib yang bisa didapatkan oleh Bobotoh secara online di persibstore.id. 

Bobotoh juga bisa menambahkan jumlah donasi di kolom pembayaran. Seluruh keuntungan dari penjualan dua produk tersebut akan didonasikan kepada para petugas medis serta masyarakat yang terdampak wabah virus Corona ini baik berupa APD, masker steril, hand sanitizer, dan lainnya. 

“Mari bersama-sama mengikuti anjuran pemerintah terkait social dan physical distancing dengan tetap beraktivitas dan melakukan hal-hal baik lainnya dari dalam rumah. #Sauyunan donasi adalah salah satu bentuk aktivitas positif tersebut, karena kita dapat melakukannya secara online,” jelas Glenn. 

Periode pengumpulan donasi #Sauyunan ini akan berlangsung 9 April hingga 15 Mei 2020 atau selama persediaan masih ada. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers