web analytics
  

Ini Alasan Persib Bandung Bayar Gaji Pemain 25%

Kamis, 9 April 2020 13:46 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Ini Alasan Persib Bandung Bayar Gaji Pemain 25%, persib,gaji pemain persib,gaji persib,persib bandung

Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung memutuskan untuk membayar gaji pemainnya sebesar 25% saat Liga 1 2020 ditangguhkan sebagai imbas pandemi virus Corona.

Hal tersebut terpaksa dilakukan untuk menyeimbangkan roda keuangan klub yang tidak menerima pemasukan dari tiket maupun hak siar pertandingan.

Di sisi lain, beberapa klub diketahui memutuskan untuk membayar gaji pemainnya di bawah 25%. Merespons kondisi ini, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengatakan, pemberian gaji sebesar 10% sedianya terlalu kecil bagi para pemain. 

Sebelumnya untuk melakukan penyesuaian gaji selama jeda kompetisi, PSSI telah menganjurkan klub memangkas gaji para pemainnya sebesar 75% selama tiga bulan dari Maret hingga Juni. 

Imbas pandemi virus Corona, federasi telah menyatakan status force majeure untuk kompetisi musim 2020 sejak Maret hingga Juni. Karenanya, PSSI memberikan anjuran agar klub peserta kompetisi membayar gaji para pemainnya maksimal 25% dari kontrak yang sudah disepakati.

"Kalau dia (klub saat memberikan gaji) 10% berarti dia tidak mengikuti aturan dan tidak manusiawii kalau 10%. Ini pun juga keputusan PSSI yang harus 25%, jadi ikuti saja dulu. Siapa tahu cuma satu atau dua bulan kan, sudah selesai akan menjadi lebih baik," kata Umuh melalui sambungan telepon, Kamis (9/4/2020).

Secara pribadi, Umuh juga mengaku tak tega jika harus membayar gaji pemain 10%. Apalagi ada risiko mengintai bila pemain merasa tak dihargai. Salah satunya kekhawatiran pemain akan memilih untuk meninggalkan klub.

"Kalau 10% saya khawatir pemainnya malah pada kabur, nanti jadi masalah. Bisa jadi kacau buat tim lain juga," ujarnya.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers