web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kades Terpilih di Cianjur Siap Jaga Lembur dari Penyebaran Covid-19

Rabu, 8 April 2020 19:20 WIB Muhammad Ikhsan

Pelatikan Kades Terpilih di Cianjur. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman melantik Kepala Desa terpilih di pendopo Cianjur, Rabu (8/4/2020). Pelantikan dilakukan bertahap per 10 Kades untuk menjaga jarak fisik (Physical Distancing) di dalam ruangan.

Pelantikan rencananya dilakukan dalam 3 hari, Rabu, Kamis dan dilanjutkan Senin. Sebelumnya sempat direncanakan pelantikan dilakukan secara virtual lewat Video Conference, namun batal dilakukan karena hanya beberapa desa yang nyatakan siap.

AYO BACA : Cianjur Siapkan Anggaran Rp100 Miliar Tangani Covid-19

Dalam sambutannya saat melantik Kades dari wilayah Cikadu dan sebagian Tanggeng, Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman meminta para Kades untuk siap siaga menjaga wilayahnya dari penyebaran Covid-19. Hal itu dijawab para kades secara serentak "Siap".

Menurut Herman, Covid-19 berpotensi masuk ke Cianjur dari para pemudik, warga Cianjur yang pulang dari kota.  Para kades diminta segera bentuk gugus tugas tingkat desa, melibatkan RT/RW untuk mendata dan memantau para pemudik.

AYO BACA : Warga dari Zona Merah Covid-19 Diduga Banyak Lolos Pemeriksaan di Cianjur

"Kalau sehat tetap harus isolasi di rumah masing-masing 14 hari, jika ada yang sakit bisa koordinasi dengan Puskesmas.  Kades juga diminta siapkan rumah isolasi khusus di tiap desa, untuk pemudik yang sakit,” kata Herman Suherman pada Ayobandung.com saat dihubungi melalui telepon.

Selain itu, para Kades diminta sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat. Melakukan penyemproyan disinfektan ke fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti kantor desa, tempat ibadah, pesantren.

Aktifkan sistem keamanan warga seperti Linmas, Poskamling, untuk mendeteksi warga pendatang yang masuk. Membuat sarana informasi warga semacam papan informasi yg bisa dipasangi leaflet edukasi untuk masyarakat.

Aktifkan lumbung pangan warga seperti konsep parelek. Serta mengaktifkan WA Group untuk kemudahan komunikasi warga dan sekaligus sarana edukasi warga tentang Covid-19.

AYO BACA : Gara-gara Covid-19, Bisnis Motor di Cianjur Terjun Bebas

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers