web analytics
  

Stres Kronis Bisa Sebabkan Sindrom Patah Hati, Mirip Serangan Jantung

Selasa, 7 April 2020 21:27 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Stres Kronis Bisa Sebabkan Sindrom Patah Hati, Mirip Serangan Jantung, Stres, sindrom, patah hati,

[Ilustrasi] Sindrom Patah Hati. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Stres kronis memiliki berbagai dampak pada kesehatan tubuh, salah satunya kesehatan jantung.

Meski tidak secara langsung dapat menyebabkan serangan jantung, stres dapat memicu peristiwa yang terasa seperti serangan jantung.

Insider melaporkan, stres kronis atau yang berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Hal itu menjadi salah satu faktor risiko serangan jantung.

Dalam sebuah studi Current Hypertension Report pada 2010 disebutkan bahwa stres kronis bertanggung jawab dalam perkembangan hipertensi pada 70% orang.

Stres juga dapat meningkatkan detak jantung serta memicu perliaku tidak sehat, seperti minum alkohol atau makan berlebihan yang pada akhirnya berdampak pada jantung.

Peristiwa yang terasa seperti serangan jantung yaitu sindrom patah hati atau kardiomiopati takutsubo. Ini juga dikenal sebagai kardiomiopati akibat stres.

Sindrom patah hati terasa seperti serangan jantung, dengan gejala nyeri dada dan sesak napas. Gejala ini muncul tiba-tiba, dipicu oleh peristiwa emosional yang menegangkan seperti kematian mendadak orang yang dicintai.

"Orang-orang mengira mereka mengalami serangan jantung," tutur ahli jantung di Dartmouth Hitchcock Medical Center, Lauren Gilstrap.

Perbedaan yang mendasari sindrom patah hati dengan serangan jantung adalah tidak adanya penyumbatan di arteri jantung.

"Kardiomiopati Takotsubo adalah fenomena yang secara fundamental berbeda dari serangan jantung. Arteri benar-benar baik-baik saja dan suplai darah benar-benar normal, tetapi tiba-tiba, jantung tidak berdetak," kata dia.

Saat kondisi ini terjadi, jantung mungkin tidak memompa secara efisien selama dua hingga empat minggu, tetapi kebanyakan pasien akan kembali ke fungsi jantung normal dalam waktu dua bulan.

Kendati demikian, mengurangi dan mengelola stres melalui olahraga dan menjaga gaya hidup adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan, terutama meningkatkan kesehatan jantung.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 02:04 WIB

Ketua Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Jabodebek, Prof. Dr. Mardi Santoso meminta agar masyarakat jangan meremeh...

Gaya Hidup - Sehat, Perut Buncit Terkait Gangguan Metabolisme, Perut Buncit,Cara Mengatasi Perut Buncit,cara mencegah perut buncit,cara menyamarkan perut buncit,penyebab perut buncit

Risiko Kematian di Balik Makanan Cepat Saji

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 01:57 WIB

Makanan siap saji dan makanan olahan berkontribusi meningkatkan obesitas dan kelebihan berat badan pada masyarakat Indon...

Gaya Hidup - Sehat, Risiko Kematian di Balik Makanan Cepat Saji, Makanan Cepat Saji,bahaya makanan cepat saji,hindari makanan cepat saji,manfaat makanan cepat saji

5 Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita

Sehat Sabtu, 6 Maret 2021 | 01:03 WIB

Banyak wanita lupa untuk memerhatikan dan menjaga kesehatan alat reproduksinya.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita, Alat Reproduksi Wanita,Cara Menjaga Alat Reproduksi Wanita

7 Bahan Alami Hilangkan Mata Panda

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 22:59 WIB

Mata panda seringkali menjadi masalah bagi para wanita. Pasalnya, hal terebut mengurangi rasa percaya diri bagi para wan...

Gaya Hidup - Sehat, 7 Bahan Alami Hilangkan Mata Panda, Mata Panda,Bahan Hilangkan Mata Panda

Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 14:40 WIB

Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui

Gaya Hidup - Sehat, Ini 6 Makanan Pemicu Asam Urat yang Jarang Diketahui , Asam Urat,Penderita asam urat,makanan pemicu asam urat,makanan pantangan asam urat,pantangan asam urat,meredakan asam urat

Sayur Hambat Penurunan Berat Badan, Benarkah?

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 11:14 WIB

Diet ketat yang dilakukan Tya Ariestya disebut mampu menurunkan drastis berat badan beberapa bulan. Salah satu metodenya...

Gaya Hidup - Sehat, Sayur Hambat Penurunan Berat Badan, Benarkah? , buku diet Tya Ariestya,Sayur,Sayur Hambat Diet,Sayur Hambat penurunan berat badan,turunkan berat badan

Kamu Punya Alergi? Wajib Lakukan Ini Sebelum Vaksinasi Covid-19

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 06:23 WIB

Orang dengan riwayat alergi tetap bisa disuntik vaksin Covid-19. Namun hal tersebut bisa dilakukan  jika sudah dipastika...

Gaya Hidup - Sehat, Kamu Punya Alergi? Wajib Lakukan Ini Sebelum Vaksinasi Covid-19, vaksin corona,vaksin coviud-19,alergi obat,Syarat vaksin

Kenali Bentuk Diabetes Tipe 1,5, Begini Ciri-cirinya

Sehat Jumat, 5 Maret 2021 | 06:11 WIB

Selama ini orang hanya memahami jenis diabetes tipe 1 dan 2. Tapi ternyata ada juga diabetes jenis baru yakni diabetes t...

Gaya Hidup - Sehat, Kenali Bentuk Diabetes Tipe 1,5, Begini Ciri-cirinya, diabetes tipe 1,5,Diabetes,mencegah diabetes,Ciri-ciri Diabetes,Gejala Diabetes

artikel terkait

dewanpers