web analytics
  

Pandemi Covid-19, Produsen Busana Muslim di Tasik Menjerit

Selasa, 7 April 2020 15:09 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Pandemi Covid-19, Produsen Busana Muslim di Tasik Menjerit, busana muslim,tasik,covid 19

Produsen busana muslim Eden Wahyudin asal Tasikmalaya saat melihat produksi baju koko, Selasa (7/4/2020).(Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIK, AYOBANDUNG.COM -- Produksi busana muslim dan bordir Tasikmalaya mulai merasakan dampak Covid-19. Tidak hanya itu, harga bahan baku berupa kain dan benang pun harganya naik cukup tajam.

Eden Wahyudin (33), produsen baju muslim seperti baju koko dan mukena warga Karsamenak Kelurahan Kawalu Kota Tasikmalaya menuturkan, pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan produksi. 

Dia terpaksa merumahkan sebagian karyawan karena sepinya pemesan. Adapun produksi saat ini untuk mengejar pending order (PO) bulan lalu.

"Ini produksi pesanan bulan kemarin, kalau situasinya seperti ini, saya juga bingung nanti kirimnya bagaimana. Pemesan juga belum ada solusinya," kata Eden kepada Ayotasik.com (Ayo Media Network), Selasa (7/4/2020).

Adapun yang saat ini dikerjakan, kata Eden, hanya menghindari tenggat waktu yang sudah ditentukan oleh pemesan. Adapun barang yang sudah jadi, terpaksa disimpan dahulu digudang karena pemesan dari berbagai daerah seperti Jakarta, Solo, dan Surabaya kebingungan untuk menjual.

"Saya hanya mengerjakan yang bulan lalu. Barang yang sudah jadi juga disimpan dulu karena pemesan belum minta dikirim barang. Mungkin mereka juga bingung mau jualnya," ucap Eden.

Eden menambahkan, tahun-tahun sebelumnya, menjelang Ramadan dan Idulfitri merupakan masa panen bagi produsen busana muslim. Tapi, saat ini, merupakan masa tersulit karena mereka kehilangan omzet sebesar 80%.

"Sudah banyak yang merumahkan pegawai dari dua minggu lalu," ucap Eden.

Hal yang sama dirasakan Dayat (45) produsen kerudung di Kecamatan Cigalontang. Dia sudah kehilangan pesanan sejak satu bulan lalu. Terpaksa, dia pun merumahkan karyawannya karena sudah tidak lagi berproduksi.

"Sudah enggak pak, tidak ada pesanan. Mau produksi juga bingung nanti kita jualnya. Mending diam saja sambil menunggu Covid-19 ini berakhir," ucap Dayat.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/Jy4wd2-xyuU" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

27 ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor Ditutup Sepekan

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 21:56 WIB

Tak sampai 1x24 jam, klaster perkantoran pemerintah kembali bertambah. Jika sebelumnya ada 20 aparatur sipil negara (ASN...

Umum - Regional, 27 ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor Ditutup Sepekan, ASN Positif Covid-19,ASN Kota Bogor,Balai Kota Bogor Ditutup,ASN Pemkot Bogor Positif Covid-19

Jabar-Republik Ceko Bahas Potensi Kerja Sama di Bidang Kesehatan

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 21:14 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan Republik Ceko di b...

Umum - Regional, Jabar-Republik Ceko Bahas Potensi Kerja Sama di Bidang Kesehatan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Jabar-Republik Ceko,Kerja Sama Bidang Kesehatan,Republik Ceko Investasi Bidang Kesehatan

30 Nakes di Kota Tasikmalaya Positif Covid-19, Ini Penyebabnya

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 19:30 WIB

Belasan tenaga kesehatan di Kota Tasikmalaya terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang terpapar berada di beberapa pus...

Umum - Regional, 30 Nakes di Kota Tasikmalaya Positif Covid-19, Ini Penyebabnya, Nakes di Kota Tasikmalaya,Nakes Positif Covid-19,Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Nakes Puskesmas,Puskesmas di Kota Tasikmalaya

Belum Ada Varian Delta Serang Anak di Cianjur, Kalau Terpapar Lakukan...

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 19:25 WIB

Satuan Tugas Penanganan Percepatan Covid 19 Kabupaten Cianjur menyatakan belum ada laporan anak anak terserang virus Cor...

Umum - Regional, Belum Ada Varian Delta Serang Anak di Cianjur, Kalau Terpapar Lakukan Ini, Anak-anak Terpapar Varian Delta,Varian Delta Covid-19,Anak-anak Terpapar Covid-19,Kasus Covid-19 Cianjur

Ridwan Kamil Dorong Desa/Kelurahan di Jabar Punya Ruang Isolasi

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 19:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong desa dan kelurahan di Jabar memiliki ruang isolasi untuk pasien COVID-19 berg...

Umum - Regional, Ridwan Kamil Dorong Desa/Kelurahan di Jabar Punya Ruang Isolasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ruang Isolasi di Desa/Kelurahan,protokol kesehatan 5M

Tidak Ada Anggaran, Jawa Barat Tak Akan Berlakukan PSBB

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 18:24 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menolak arahan pemerintah pusat untuk memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala be...

Umum - Regional, Tidak Ada Anggaran, Jawa Barat Tak Akan Berlakukan PSBB, PSBB Jawa Barat,Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,PSBB Pemprov Jabar,anggaran PSBB Jawa Barat,Jawa Barat Tak Berlakukan PSBB,subsidi PSBB Jabar

Mabuk saat Hajatan, Kades di Majalengka Aniaya Warga

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 18:12 WIB

Di bawah pengaruh minuman beralkohol, kepala desa di salah satu desa di Kecamatan Cikijing menganiaya warga asal Tasikma...

Umum - Regional, Mabuk saat Hajatan, Kades di Majalengka Aniaya Warga, Kades Aniaya Warga,Polres Majalengka,Kades Mabuk,Kades di Majalengka

Ridwan Kamil: Kepemimpinan Terbaik Adalah dengan Keteladanan

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 18:09 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kepemimpinan terbaik adalah kepemimpinan dengan keteladanan. Oleh karena it...

Umum - Regional, Ridwan Kamil: Kepemimpinan Terbaik Adalah dengan Keteladanan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kepemimpinan Terbaik,Pemimpin Teladan,Pelatihan Kepemimpinan Nasional

artikel terkait

dewanpers