web analytics
  

Jangan Lewatkan! 5 Fenomena Alam yang Hadir April Ini

Senin, 6 April 2020 08:30 WIB
Umum - Nasional, Jangan Lewatkan! 5 Fenomena Alam yang Hadir April Ini, Fenomena alam, supermoon, konjungsi bulan dan jupiter

Ilustrasi fenomena langit. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Setiap bulan akan selalu ada peristiwa langit yang terjadi, entah dapat terlihat dengan jelas atau tidak. Selama April 2020, terdapat lima fenomena langit menarik yang bisa diamati di langit Indonesia.

Dilansir laman In The Sky, Senin (6/4/2020), berikut lima fenomena langit yang bisa diamati pada April 2020:

1. Supermoon

Bulan akan mencapai fase penuh atau Purnama pada 8 April mendatang. Menariknya, Bulan Purnama kali ini disebut sebagai Supermoon karena Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi. Para astronom menyebut fenomena ini sebagai Perigee.

Dengan kata lain, Bulan akan tampak sedikit lebih besar dan lebih terang daripada di waktu lain. Ketika Bulan mencapai fase penuh, satelit alami Bumi itu akan terletak di rasi bintang Virgo dengan jarak 357.000 km dari Bumi. Secara astronomis, Bulan Purnama ini akan terjadi pada pukul 09.35 WIB.

AYO BACA : Ilmuwan Temukan Fenomena Gas Bocor di Planet Uranus

2. Konjungsi Bulan dan Jupiter

Bulan akan berkonjungsi dengan Jupiter pada 15 April mendatang. Kedua benda langit ini akan berdekatan sekitar 2 derajat satu sama lain.

Dari langit Indonesia, konjungsi Bulan dan Jupiter bisa mulai terlihat pada pukul 23:53 WIB dan mencapai ketinggian 73 derajat di atas cakrawala tenggara sebelum menghilang dari pandangan sekitar pukul 05:39 WIB.

3. Pendekatan Bulan, Mars, dan Saturnus

Ketiga objek langit ini akan tampak berdekatan pada 16 April mendatang. Mars dan Saturnus akan berada sejauh masing-masing 4 derajat dan 5 derajat dari Bulan. Ketiganya dapat dilihat dengan mata telanjang.

AYO BACA : Ngeri! Salju di Antartika Berwarna Merah Seperti Darah

Mars akan tampak seperti bintang merah terang yang tak berkelap-kelip di arah timur Bulan, sementara Saturnus akan terlihat seperti bintang kuning cerah yang tidak berkelap-kelip di arah barat Bulan.

Berada di atas 20 derajat di cakrawala timur, ketiganya bisa mulai diamati pada pukul 02.30 dini hari hingga Matahari terbit.

4. Hujan Meteor Lyrid

Hujan meteor Lyrid akan terjadi pada 22 April. Selama periode ini, akan ada 18 hingga 20 meteor per jam pada puncaknya. Pengamatan dapat dimulai pukul 00.00 WIB di rasi bintang Lyrid di langit timur laut.

Hujan meteor Lyrid paling baik diamati pada pukul 04.00 WIB, ketika titik radiannya berada pada ketinggian 45 derajat dari cakrawala utara. Untuk melakukan pengamatan, lokasi harus terbebas dari polusi cahaya dengan cuaca cerah.

5. Konjungsi Bulan dan Venus

Bulan akan berkonjungsi dengan Venus pada 26 April mendatang. Kedua objek langit ini akan berada dalam jarak 6 derajat satu sama lain.

Keduanya dapat diamati mulai pukul 18.02 WIB dan berada di atas 29 derajat di atas cakrawala barat laut. Dalam pandangan mata telanjang, Venus akan terlihat seperti bintang paling terang di arah utara Bulan.

AYO BACA : Menengok Fenomena Erupsi Disertai Petir Vulkanik Seperti di Gunung Taal

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers