web analytics
  

Bila Prosedural, Jenazah Pasien Covid-19 Dipastikan Tak Menular

Kamis, 2 April 2020 17:27 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Bila Prosedural, Jenazah Pasien Covid-19 Dipastikan Tak Menular, corona bandung, wisata glamping lake side, pdp rshs, rshs corona, jenazah positif corona, jenazah corona,

Proses pemakaman jenazah pasien covid-19 (Dok.UGM)

SUKAJADI, AYOBANDUNG.COM -- Belakangan ini, berita soal warga yang menolak jenazah pasien positif Covid-19 untuk dikubur di area tinggal warga mulai banyak terdengar. Hal serupa juga sempat dialami petugas dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung ketika hendak menguburkan jenazah pasien Covid-19.

Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSHS Bandung,  M Kamaruzzaman membenarkan bahwa pihaknya sempat mengalami penolakan penguburan oleh warga. Namun, tidak disebutkan di daerah mana kejadian tersebut berlangsung.

AYO BACA : Ini 5 Penyebab Munculnya Jerawat di Dahi yang Perlu Anda Tahu

"Beberapa hari kemarin kami sempat dapat penolakan terkait penguburan jenzah. Warga khawatir itu bisa menular," ungkapnya di Bandung, Kamis (2/4/2020).

Namun, dia memastikan hal tersebut telah terselesaikan. Seluruh jenazah pasien Covid-19 yang ditangani RSHS saat ini disebut telah ditangani sesuai prosedur.

AYO BACA : Tak Dilarang Operasi, Angkutan Umum di Tasik Disemprot Disinfektan

"Alhamdulillah berkat bantuan unsur muspida di Jabar, seluruh jenazah (pasien) Covid-19 sudah dapat dimakamkan dengan baik," ungkapnya.

Dia menyebutkan, apabila ditangani dengan prosedur yang baik dan sesuai, maka jenazah pasien Covid-19 tidak akan menularkan virusnya. Selama ini, Kamaruzzaman mengklaim bahwa RSHS senantiasa mengurus jenazah Covid-19 sesuai aturan.

"RSHS melakukan penanganan prosedur dengan ketat sehingga tidak mungkin ada penularan di lingkungan maupun warga sekitar pemakaman. Saya imbau agar warga bisa menerima jenazah," ungkapnya.

Dia juga sekaligus mengklarifikasi bahwa isu yang menyebutkan adanya penumpukan jenazah di RSHS akibat penolakan warga adalah salah. Masalah penolakan hingga saat ini telah teratasi.

AYO BACA : Usaha Lumpuh, Pedagang Batik Pasar Banting Setir Jadi Penjual Masker

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel terkait

dewanpers