web analytics
  

300 Siswa Setukpa di Sukabumi Positif Corona Covid-19

Rabu, 1 April 2020 15:13 WIB
Umum - Regional, 300 Siswa Setukpa di Sukabumi Positif Corona Covid-19, 300, Siswa, Setukpa, Sukabumi, Positif Corona,

[Ilustrasi] Virus Corona. (Pixabay)

Dari 1.550 siswa Setukpa yang menjalani rapid test beberapa hari lalu, 300 siswa dinyatakan positif Corona.

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono memastikan bahwa ratusan siswa Setukpa Lemdikpol Polri di Kota Sukabumi dinyatakan positif virus corona Covid-19 usai menjalani rapid test.

Pernyataan tersebut disampaikannya kepada awak media saat mengunjungi Setukpa bersama Kepala SDM Polri dan Karo Psikologi, Rabu (1/4/2020).

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan ala Dokter Taiwan

"Jadi perlu saya jelaskan. Memang berawal dari ada satu orang siswa yang demam berdarah. Yang kemudian karena kita rontgen ada berkabut, hasilnya kita rujuk ke RS Kramat Djati. Kemudian bertambah ada 8 orang siswa merasa demam. Kita lakukan rontgen dan berkabut juga. Delapan itu kita rujuk ke RS Kramat Djati Polri. Ini ada 9 orang, kemudian yang 2 orang kita kirim ke RS Bhayangkara di Brimob perawatannya," katanya seperti diberitakan Suara.com.

Dikatakan Argo, dari 1.550 siswa di Setukpa yang menjalani rapid test beberapa hari lalu, 300 siswa dinyatakan positif corona. Namun saat ini, 300 siswa tersebut dipastikan sedang mendapat sejumlah langkah untuk penyembuhan.

"Saat ini 300 siswa yang dinyatakan positif usai rapid test tersebut ada di Setukpa, kemudian 1.250 siswa lainnya itu cuti. Dari 300 ini sudah dilakukan langkah oleh Setukpa, Pusdokes Polri, SDM Polri dan Kasetukpa," ucap Argo.

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

AYO BACA: Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona

Argo mengemukakan, ada beberapa langkah yang dilakukan Polri kepada 300 siswa Setukpa tersebut, antara lain pemberian vitamin dan isolasi mandiri.

"Yang pertama isolasi mandiri, kedua adalah pemberian vitamin C injeksi maupun tablet. Kemudian rontgen, olahraga ringan, berjemur. Itu semua sudah kita lakukan. Secara teknis akan dijelaskan nanti oleh Kapusdokes," kata Argo.

Dia berharap masyarakat yang tinggal sekitar area Setukpa tidak resah dan khawatir. Pihaknya sudah melakukan langkah sesuai protokol kesehatan penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona.

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: [CEK FAKTA] Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 yang Keliru

"Masyarakat sekitar Setukpa tidak perlu khawatir. Dari 300 siswa itu sudah dilakukan langkah-langkah kedokteran sudah kita lakukan. Langkah psikologi juga sudah kita lakukan. Semua dalam kondisi baik dengan situasi baik pula," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Imbas Kebakaran Penampungan Ban Bekas, Pemukiman Warga Menghitam

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:37 WIB

Menghitamnya pemukiman warga terjadi sejak Kamis 22 April 2021 kemarin.

Umum - Regional, Imbas Kebakaran Penampungan Ban Bekas, Pemukiman Warga Menghitam, Kebakaran Penampungan Ban Bekas,Kabupaten Bogor,Desa Karanggan,Kecamatan Gunungputri,Pemukiman Warga Menghitam

Cara Tasikmalaya Latih Kewirausahaan Mantan Napi Teroris

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:26 WIB

Pelatihan ini untuk merangkul eks narapidana teroris hingga menmberikan pengarahan dan kehidupan pascakeluar dari tahana...

Umum - Regional, Cara Tasikmalaya Latih Kewirausahaan Mantan Napi Teroris, mantan napi teroris,mantan napi terorisme,pembinaan mantan napi teroris,Kewirausahaan Mantan Napi Teroris,eks narapidana teroris Tasikmalaya,eks narapidana teroris,eks napiter

Stok Darah Kurang, PMI Sumedang Optimalkan Darah Pengganti

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:18 WIB

PMI Sumedang kekurangan stok darah selama pandemi dan bulan puasa.

Umum - Regional, Stok Darah Kurang, PMI Sumedang Optimalkan Darah Pengganti, Stok Darah Kurang,PMI Kekurangan Stok Darah,PMI Sumedang,stok darah selama pandemi,stok darah selama Ramadan,darah pengganti PMI,Penyaluran darah,Prosedur pendonoran selama pandemi

Larangan Mudik Diperpanjang, Organda: Bikin Bingung dan Merugikan!

Regional Jumat, 23 April 2021 | 17:02 WIB

Periode larangan mudik diperpanjang menjadi satu bulan, dari 22 April hingga 24 Mei 2021.

Umum - Regional, Larangan Mudik Diperpanjang, Organda: Bikin Bingung dan Merugikan!, aturan persyaratan bepergian,Lebaran 2021,Larangan Mudik Lebaran 2021,Larangan Mudik Diperpanjang,pelaku usaha jasa transportasi,Aturan Terbaru Larangan Mudik,Kebijakan Terbaru Larangan Mudik,Aturan Larangan Mudik Terbaru,Organda Jabar

Ruas Jalan di Purwakarta Favorit Dilintasi Pemudik Priangan

Regional Jumat, 23 April 2021 | 16:05 WIB

Hal itu pun sudah diakui oleh pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta.

Umum - Regional, Ruas Jalan di Purwakarta Favorit Dilintasi Pemudik Priangan, Pemudik Priangan,Ruas Jalan di Purwakarta,Mudik Lebaran,Larangan Mudik,Purwakarta

Mudik Lokal di Cirebon Raya Diperbolehkan, Begini Ketentuannya

Regional Jumat, 23 April 2021 | 15:20 WIB

Pergerakan orang bersifat lokal dengan syarat tertentu dibolehkan bagi warga di Wilayah Cirebon Raya yang meliputi Cireb...

Umum - Regional, Mudik Lokal di Cirebon Raya Diperbolehkan, Begini Ketentuannya, mudik lokal Cirebon Raya,Mudik Lokal Cirebon,Aglomerasi cirebon,Cirebon Raya,Mudik Cirebon Raya

Kota Tasik Defisit Gurame dan Ikan Mas Sampai Belasan Ton

Regional Jumat, 23 April 2021 | 15:14 WIB

Kebutuhan ikan di Kota Tasikmalaya mencapai 44 ton per hari. Sejauh ini pemenuhan kebutuhan ikan baru mencapai 27 ton pe...

Umum - Regional, Kota Tasik Defisit Gurame dan Ikan Mas Sampai Belasan Ton, Kota Tasikmalaya,Kebutuhan ikan di tasik,gurame,ikan mas,ikan mas kota tasik

Video Bocah Diceburkan ke Kubangan Air Viral, Pelaku Dimaafkan

Regional Jumat, 23 April 2021 | 13:44 WIB

Video bullying atau perundungan terhadap seorang bocah di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor viral di...

Umum - Regional, Video Bocah Diceburkan ke Kubangan Air Viral, Pelaku Dimaafkan, Perundungan bogor,bocah bullying,bocah viral,bocah diceburkan ke kubangan viral,preundungan bocah di bogor

artikel terkait

dewanpers