web analytics
  

Pemkab Tasik Perketat Jalur Perbatasan

Rabu, 1 April 2020 14:49 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Pemkab Tasik Perketat Jalur Perbatasan, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, apotek beijing, masker korona, hiv/aids, tasik

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto. (Ayotasik.com/Irpan)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto mengintruksikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk mendirikan posko di beberapa titik wilayah perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kota/Kabupaten lain yang dipandang strategis.

Intruksi itu ditujukan Kepada Kadishub, Kadinkes dan Pengendalian Penduduk, Kasatpol PP, para camat dan para Kades se-Kabupaten Tasikmalaya, dalam melakukan pengawasan dan pengendalian orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Tasikmalaya dari daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya.

AYO BACA : Pemkab Tasikmalaya Siapkan Dana hingga Rp100 Miliar Tangani Covid-19

Ade menambahkan, intruksi dikeluarkan tidak dalam rangka membatasi orang, tetapi menjadi ikhtiar pemerintah dalam menekan laju Covid-19 yang sudah menjadi pandemi global.

"Kami ingin memastikan warga aman dari virus tersebut, maka kami perintahkan seluruh pihak terkait melakukan pengawasan pergerakan orang secara ketat diawali di daerah perbatasan," kata Ade Sugianto, Rabu (1/4/2020).

AYO BACA : Desa di Tasikmalaya Ini Mulai Terapkan Karantina Wilayah Parsial

Ditambahkan Ade, di posko tersebut para petugas kesehatan dibantu TNI/Polri mengecek kondisi setiap orang yang datang dari zona merah atau kuning. Apabila ditemukan orang yang beresiko, maka petugas mengkarantinanya di tempat yang sudah disiapkan.

"Selain pendirian posko, kami menyiapkan tempat karantina sementara bagi orang yang kedapatan sakit dan berisiko dengan gejala m Covid-19. Jika warga Kab. Tasikmalaya maka kami siapkan armada pengantar ke tempat tujuan. Jika bukan warga Kab. Tasimalaya, kami segera berkoordinasi dengan pemerintah daerahnya untuk segera dijemput," ujar Ade.

Sementara di daerah tambah Ade, para Camat dan Kades ditugaskan melakukan pengawasan dan pengendalian pergerakan penduduk dengan langkah-langkah promotif dan preventif di masyarakat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kami tentunya akan berkordinasi dengan Kepala Daerah perbatasan, agar dalam pendirian posko itu terpadu, tidak masing-masing yang nantinya malah kurang baik," ucap Ade.

AYO BACA : Tangkal Covid-19, Satpol PP Kabupaten Tasik Berjemur Telanjang Dada

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers