web analytics
  

Jabar Siapkan Jurus Pulihkan Pariwisata Usai Pandemi Corona

Senin, 30 Maret 2020 20:04 WIB Dadi Haryadi
Umum - Regional, Jabar Siapkan Jurus Pulihkan Pariwisata Usai Pandemi Corona, Pariwisata Jabar, Pandemi Corona, Covid-19, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat,

Ilustrasi -- Wisatawan. (istimewa)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Industri pariwisata yang mengalami penurunan signifikan akibat virus corona (Covid-19) memerlukan waktu pemulihan. Seluruh pemerintah daerah diminta bersinergi merumuskan kebijakan sekaligus membuat mitigasi agar siap ketika pandemi usai.

Hal ini mengemuka dalam rapat koordinasi melalui video confrence antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi seluruh Indonesia akhir pekan lalu. 

Sekretaris Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf) Giri Adnya mewakili Menteri Parekraf memberikan arahan bahwa pemerintah daerah diminta untuk membuat rencana mitigasi dampak corona bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, dalam rapat tersebut, pihak kementerian menyebut ada tiga poin dalam rencana mitigasi dampak corona sesuai dengan standar World Tourism Organization (UNWTO). 

AYO BACA : Cegah Penyebaran Corona, Total 33 Objek Wisata di Lembang Ditutup

Pada tahap I masa tanggap darurat di bulan Mei sampai 29 Mei, lalu tahap II pemulihan pasca pandemik covid-19 berlangung pada Juni sampai Desember 2020, kemudian tahap normalisasi berlangsung pada Januari hingga Desember 2021.

“Itu menjadi semacam panduan di luar dari kebijakan pembenahan di berbagai sektor. Tapi semua bergantung situasi yang berkembang. Tentu kami berharap pandemi ini berakhir dengan cepat. Pemerintah pusat dan daerah sedang mengupayakannya,” kata dia saat dihubungi, Senin (30/3/2020).

Dalam rapat koordinasi, ia mengaku sudah menyampaikan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya kebijakan yang diambil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Di antaranya membuat sistem informasi terintegrasi berkaitan penanganan virus corona bernama Pikobar.

Kebijakan lain adalah mengusulkan insentif dan keringanan pembayaran pajak bagi dunia usaha pariwisata koordinasi dengan kabupaten/kota. Lalu, realokasi anggara untuk penanganan corona sesuai arahan dari pemerintah pusat, termasuk percepatan bantuan keuangan kepada masyarakat yang mengalami krisis ekonomi.

AYO BACA : Gara-gara Corona, Okupansi Hotel di Bandung Turun 30%

Di samping itu, masih berkaitan dengan percepatan pemulihan pandemi, ia meminta pihak kementerian membuat rumusan pembatasan arus aktivitas masyarakat. Dedi menyarankan akses Jakarta yang masuk menuju Jawa Barat melalui jalan tol dan juga akses pintu masuk ke Jawa Tengah dan Jawa Timur perlu dikaji. 

“Perlu adanya ketegasan dari Pemerintah Pusat mengenai pergerakan orang yang melintasi kawasan Jawa Barat untuk meminimalisir tersebarnya Virus Corona di Jawa Barat dan semua wilayah di Indonesia,” pungkasnya. 

Dalam rapat koordinasi itu diketahui bahwa berdasarkan data Kemenparekaf per 25 Maret, penurunan industri pariwisata berlangsung sangat signifikan. Beberapa indikatornya adalah tingkat hunian kamar mengalami penurunan 

Rata-rata penurunan di tingkat huni kamar mencapai 25 persen sampai 50 persen, harga penjualan kamar 10 persen sampai 25 persen, total pendapatan hotel 25 sampai dengan 50 persen.

Okupansi hotel di Bali turun 20 persen sampai 40 persen sebelum imbauan pembatasan aktivitas dari pemerintah pusat. Setelah imbauan berjalan, angkanya hanya berada angka 8 sampai 33 persen.

Mall dan ritel di Jakarta Bekasi dan Banten omzet turun hingga 80 persen, pengunjung turun 10 sampai 15 persen. Selain itu juga terjadi penurunan jumlah penonton bioskop di beberapa kota Besar, seperti Jakarta turun 60 persen, Tangerang 35 persen, Bandung, Bogor, Bekasi Bali, Yogyakarta, Semarang 30 persen

Setelah imbauan pembatasan dari pemerintah pusat, industri pariwisata turun 100 persen akibat pembatalan paket, wahana rekreasi turun 90 persen, industri event 84 persen pembatalan, biro perjalanan terjadi penurunan 94,1 persen.

AYO BACA : Gara-gara Virus Corona, Pariwisata Indonesia Rugi Rp54 Triliun

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Sukabumi Optimis Tak Ada Lagi Kebiasaan BAB Sembarangan

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 06:02 WIB

Kabupaten Sukabumi optimis dapat meraih sertifikat 100% Open Defecation Free (ODF) artinya tidak ada BAB sembarangan.

Umum - Regional, Sukabumi Optimis Tak Ada Lagi Kebiasaan BAB Sembarangan, BAB sembarangan,Bebas BAB Sembarangan,Sukabumi,Sertifikan ODF,Sanitasi

BOR 7 Provinsi di Atas 50%

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:50 WIB

Meningkatnya kasus Covid-19 usai libur lebaran membuat tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit naik. Ada tu...

Umum - Regional, BOR 7 Provinsi di Atas 50%, BOR Jabar,keterisiab Rumah Sakit,COVID-19,Covid-19 nasional,Covid-19 Jabar

1 Ton Sampah Diangkut dari Jalur Gede-Pangrango

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:37 WIB

Satu ton lebih sampah diangkut dari dua jalur pendakian Gunung Gede-Pangrangoyang berada di wilayah Kabupaten Cianjur,...

Umum - Regional, 1 Ton Sampah Diangkut dari Jalur Gede-Pangrango, Gunung Gede Pangrango Cianjur,Taman Gunung Gede Pangrango,Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,Taman Gunung Gede Gede Pangrango,Gunung Gede Pangrango,sampah

Klaster Industri Sebabkan Kasus Covid-19 di Karawang Meningkat

Regional Senin, 14 Juni 2021 | 05:31 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang menyatakan kasus positif Covid-19 di kabupaten itu meningkat. Hal tersebut...

Umum - Regional,  Klaster Industri Sebabkan Kasus Covid-19 di Karawang Meningkat, COVID-19,Covid-19 Karawang,pemkab karawang,klaster industri,Klaster industri karawang

Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampa...

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 21:00 WIB

Ketidaksepahaman antara pemerintah dan warga sering terjadi karena proses sosialisasi dan konsultasi publik tidak berjal...

Umum - Regional, Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampaknya, Gunung Ciremai,PLTP,walhi,Kuningan

Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 20:30 WIB

 Kisaran biaya berlibur di Curug Bidadari sedang viral saat ini.

Umum - Regional, Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal, Biaya Berlibur,Curug Bidadari,Pungli,Kabupaten Bogor,Kecamatan Babakan Madang

Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 19:30 WIB

Selain mengantisipasi aksi premanisme, target atau sasaran dari patroli tersebut juga untuk meminimalisir aksi kriminali...

Umum - Regional, Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan, Premanisme,Pekat,Patroli,Kota Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya Kota

Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 18:27 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa barat Barat, Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru alias...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi,PPDB Jawa Barat,PPDB SMA SMK 2021

artikel terkait

dewanpers