web analytics
  

Skuat Persib 2020 Terancam Dibubarkan Imbas Status Force Majeure

Senin, 30 Maret 2020 16:39 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Skuat Persib 2020 Terancam Dibubarkan Imbas Status Force Majeure, persib, dibubarkan, umuh, liga 1, berita persib, gaji pemain persib,

Pemain Persib Bandung berfoto sebelum melawan Persela Lamongan dalam laga perdana Liga 1 Musim 2020 di stadion Si Jalak Harupat, Minggu (1/3/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengatakan, salah satu imbas penetapan ini membuat kontrak para pemain Persib bisa dibatalkan dan skuat Maung Bandung musim 2020 terancam akan dibubarkan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi virus corona yang semakin merebak di Indoensia tak ayal melumpuhkan segala sektor. Salah satu bidang yang terdampak yakni kompetisi sepak bola Tanah Air.

Sebelumnya PSSI secara resmi memperpanjang penundaan seluruh kompetisi di Indonesia hingga 29 Mei 2020. PSSI juga menetapkan kompetisi Liga 1 2020 bulan Maret, April, Mei, dan Juni dalam status kahar atau force majeure. Bahkan bukan tidak mungkin kompetisi bisa dihentikan jika pemerintah memperpanjang masa darurat bencana. 

AYO BACA : Pesan Ketua Viking Persib Club untuk Bobotoh di Tengah Pandemi Corona

Penetapan federasi ini sedianya berkaca pada status darurat bencana yang yang dilakukan pemerintah Indonesia terkait masifnya pandemi virus corona. Akan tetapi, dengan penetapan ini ada dampak besar pada para peserta klub konpetisi Liga 1 2020.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar mengatakan, salah satu imbas penetapan ini membuat kontrak para pemain Persib bisa dibatalkan dan skuat Maung Bandung musim 2020 terancam akan dibubarkan. Meski begitu, Umuh mengaku, pihaknya akan mengikuti aturan yang ditetapkan federasi untuk masa depan Indonesia dan kompetisi yang lebih baik.

"(Opsinya) otomatis dibubarkan dulu, kontrak pun juga dibatalkan lagi. Dari PSSI kan sudah ada di klausalnya, kita batalkan lagi. Kita ikuti aturan aturan dari PSSI karena bagaimana pun kita menginduk pada PSSI," kata Umuh melalui sambungan telepon.

AYO BACA : Force Majeure Landa Kompetisi Musim 2020, Ini Respons Umuh Muchtar

Apalagi Umuh menilai, keputusan yang diambil federasi demi keselamatan dan kebaikan banyak orang. Karenanya, untuk saat ini, Umuh hanya berharap virus Covid-19 ini bisa segera lenyap dan kondisi Indonesia bisa segera pulih.

"Bagaimana pun ini untuk keselamatan dan kebaikan kita semua, kita harus ikuti supaya cepat ini virus corona selesai. Semua juga harus ikuti aturan. Mohon maaf ini kan berisiko, lebih baik istirahat semua," katanya.

"Kalau sekarang kan orang masih berkeliaran, ini kan yang jadi makin-makin bahaya, nanti bisa kena virus, merembet, malah nambah, bukannya selesai malah makin-makin. Semoga aja Bandung berani seperti Tegal dan lainnya, ini lebih bagus," kata Umuh.

Di sisi lain, ketika disinggung tentang gaji pemain, sosok yang karib disapa Wa Haji Umuh itu mengatakan, skuat Maung Bandung tetap akan menerima 100% gaji di bulan ini.

"Kalau gaji bulan ini masih full, kalau bulan depan bagaimana ambil kesimpulan. Semoga masih bisa kasih full untuk gaji bulan depan. Tapi nanti ini bisa jadi lama ada perubahan dan kebijakan," ujarnya.

AYO BACA : Penggawa Persib Positif Corona, Umuh Wanti-Wanti Pemain Jangan Keluyuran

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers