web analytics
  

Seberapa Efektif Penyemprotan Disinfektan untuk Usir Virus?

Senin, 30 Maret 2020 11:32 WIB

Ilustrasi -- Petugas dari PMI Kota Bandung melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Al-Ukhuwwah, Jalan Wastukancana, Kota Bandung, Kamis (19/3/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Tim Pakar Gugus Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut cairan disinfektan hanya bersifat sementara. Cairan disenfektan juga tidak akan melindungi seseorang dari virus jika melakukan kontak dengan orang sakit.

"Cairan disinfektan bisa membersihkan virus pada permukaan benda-benda dan pada tubuh atau baju dan tidak akan melindungi Anda dari virus, jika berkontak erat dengan orang sakit. Jadi sifatnya adalah hanya bersifat sementara," ujar Wiku dalam video konferensi pers di BNPB, Senin (29/3/2020).

AYO BACA : Pahami Bahayanya Bilik Sterilisasi

Menurut Wiku, cairan disinfektan merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk proses dekontaminasi yang membunuh mikroorganisme dan virus bakteri pada objek permukaan benda mati.

Selain itu, cairan disinfektan juga digunakan di permukaan lantai, meja permukaan lain yang sedang disentuh peralatan medis dan lain-lain.

AYO BACA : Semprot Disinfektan Belum Diriset Khusus untuk Cegah Covid-19

Kendati demikian, penggunaan cairan disinfektan di area publik, transportasi, pasar, tempat ibadah, sekolah, rumah makan harus memperhatikan komposisi dan jenis bahan desinfektan.

Terlebih tidak dianjurkan dengan cara berlebihan, yakni fogging yang dapat mengganggu pernafasan dan menyebabkan iritasi.

"Dalam rangka pencegahan covid-19 penggunaan cairan desinfektan di area publik, transportasi, pasar, tempat ibadah, sekolah rumah makan, perlu memperhatikan komposisi dan jenis bahan desinfektan dan tidak dianjurkan dilakukan secara berlebihan seperti fogging, karena dapat menimbulkan iritasi kulit bahkan mengganggu pernafasan," kata dia.

Sementara penggunaan cairan disinfektan di permukaan benda tertentu menggunakan penyemprotan atau pengelapan dengan menggunakan sarung tangan.

"Penggunaan cairan disinfektan dilakukan spesifik pada lokasi dan benda-benda yaitu lantai, kursi meja gagang pintu, tombol lift dan handle eskalator, mesin ATM, etalase, wastafel dan lain-lain. Setelah menyemprotkan permukaan benda, sebaiknya 1 menit, dilakukan pengelapan permukaan menggunakan sarung tangan," katanya.

AYO BACA : Jangan Disamakan, Antiseptik dan Disinfektan Kegunaannya Beda!

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers