web analytics
  

Masker Bedah Langka, Masker Kain Efektif Cegah Corona Covid-19?

Senin, 30 Maret 2020 10:42 WIB

[Ilustrasi] Masker bedah semakin langka, bisakah masker kain mencegah virus corona? (Ayobandung.com/Kavin Faza)

Masker kain ternyata dinilai kurang efektif untuk mencegah virus corona Covid-19.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Seiring merebaknya virus corona, masker bedah semakin langka. Meski ada, harganya bisa berkali-kali lipat. Karena hal itu, sejumlah orang membeli masker kain.

Namun, menurut dr Frans Abednego Barus, SpP, seorang spesialis paru dari OMNI Hospitals Pulomas, masker kain tidak memenuhi standar untuk mencegah virus corona jenis baru tersebut.

Masker yang standar untuk pencegahan virus disebutnya memiliki pori-pori yang telah diukur sedemikian rupa agar kuman, bakteri, virus, dan partikel-partikel respirasi lainnya yang berada di bawah 0,05 mikron tidak dapat masuk.

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

AYO BACA: Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

Masker kain yang memiliki lubang pori-pori besar, kata Frans, tidak memenuhi standar untuk itu.

Satu-satunya fungsi masker kain adalah untuk menghalangi debu yang berukuran lebih besar dari virus.

"Masker kain, sapu tangan dilipat, itu tidak standar. Masker standar itu hanya dua, masker bedah dan masker N95," katanya, seperti diberitakan Suara.com, Senin (30/3/2020).

AYO BACA: [CEK FAKTA] Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

AYO BACAIni Peta Sebaran Virus Corona di Jabar, 1.165 ODP dan 22 Positif Covid-19

Masker bedah sendiri, menurutnya, masih diragukan efektivitasnya. Sementara itu, masker yang lebih memenuhi standar dan diyakini mampu mencegah Covid-19 adalah masker N95.

Akan tetapi, penularan virus corona masih mungkin terjadi meski kemungkinannya kecil pada penggunaan masker N95.

Saat masker kain dicuci, justru akan membuat kain melar dan membuat pori-pori kain semakin besar. "Kain apapun kita tidak pernah uji, tidak pernah pernah dianjurkan dalam kedokteran," kata dia.

Catatan Redaksi:

Bila Anda merasakan gejala awal Covid-19, untuk memastikannya atau untuk mengetahui informasi perihal virus ini bisa mengakses nomor hotline Dinas Kesehatan Jabar di 0811-2093-306 atau Emergency Kesehatan: 119.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers