web analytics
  

Jatinangor Town Square Tutup hingga 5 April

Jumat, 27 Maret 2020 10:51 WIB Fira Nursyabani
Gaya Hidup - Wisata, Jatinangor Town Square Tutup hingga 5 April, Virus Corona, Status Darurat Corona, Siaga Corona, Covid-19, korban corona, jatinangor town square

Pengumuman penutupan sementara Jatinangor Town Square hingga 5 April. (Instagram/@jatosmall_info)

SUMEDANG, AYOBANDUNG.COM -- Pusat perbelanjaan Jatinangor Town Square sementara akan ditutup mulai 27 Maret hingga 5 April. Penutupan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

"Kepada pengunjung setia yang terhormat, kesehatan dan keselamatan adalah prioritas utama kami dalam memberikan pelayanan. Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah Republik Indonesia dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona (Covid-19)," tulis pernyataan resmi dalam akun Instagram @jatosmall_info.

AYO BACA : Mal di Kota Bandung Tutup Sementara, Ini Penjelasan APPBI Jabar

Meski operasional mal resmi ditutup, tetapi ada beberapa tenant yang tetap beroperasi seperti Superindo, Guardian, Watsons, dan ATM Center. Sementara untuk KFC, JCO, Chatime, Kabobs, Hokben, Warunk Up Normal hanya bisa dipesan melalui layanan pesan antar online.

Sebelumnya, empat mal di Kota Bandung telah menghentikan operasional mereka untuk sementara. Keempat mal tersebut di antaranya Paris Van Java (PVJ), Miko Mall, Cihampelas Walk (Ciwalk), dan Kings Shopping Centre. 

AYO BACA : PD Pasar Pastikan Pasar Tradisional di Bandung Sehat dan Nyaman

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Barat (Jabar) Arman Hermawan mengatakan, beberapa mal besar di Kota Bandung memilih menutup sementara operasional mereka guna meminimalisir kerugian. Hal itu juga sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus corona.

"Penutupan mal itu dilakukan para pengusaha atau pemilik pusat belanja, itu intinya untuk menyukseskan edaran pemerintah terkait dengan pemutusan mata rantai penyebaran virus corona," ujar Arman kepada Ayobandung.com saat dihubungi, Rabu (25/3/2020).

"Kedua, dampak virus corona ini sendiri kan terhadap kunjungan mal-nya kan semakin turun drastis, maka dari pengusaha dan pemilik pusat belanja memutuskan untuk memberhentikan operasionalnya," tambah dia.

AYO BACA : Cegah Penyebaran Virus Corona, 3 Mal di Kota Bandung Tutup Sementara

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers