web analytics
  

Cegah Corona, Begini Cara Physical Distancing di Dalam Kendaraan

Kamis, 26 Maret 2020 17:02 WIB

Ilustrasi. (Pixabay)

SYDNEY, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah merebaknya virus corona Covid-19, Anda bisa melakukan physical distancing dengan sejumlah cara, salah satunya berkendara sendirian di bangku depan.

Hal ini karena seluruh masyarakat diimbau melakukan physical distancing dalam jarak sekira 1,5 meter demi mencegah penularan virus, seperti disarankan Car Advice, dilansir dari Republika.co.id, Kamis (26/3/2020).

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak duduk berdua di baris depan saat bepergian menggunakan mobil pribadi. Kecuali, saat berkendara bersama dengan orang yang tinggal serumah.

Jika berkendara bersama orang lain, sangat dianjurkan untuk duduk dalam barisan yang berbeda seperti pada bangku baris kedua atau ketiga. Dengan cara ini, jarak satu sama lain dapat lebih terjaga.

Selain itu, sangat disarankan selalu membersihkan tangan saat sebelum dan sesudah masuk ke kendaraan. Pembersihan seluruh bagian yang kerap tersentuh dengan disinfektan pun juga sangat disarankan.

Sejumlah bagian mobil yang perlu disterilkan di antaranya kunci mobil, handle pintu, lingkar kemudi, tuas persneling, dan tombol-tombol dalam kabin.

Selanjutnya, pengendara sangat disarankan tetap memperhatikan perawatan mesin. Dalam kondisi pandemi, masyarakat dapat menggunakan layanan khusus yang banyak ditawarkan oleh dealer. Salah satu layanan khusus itu yakni perawatan dan perbaikan dari rumah.

Artinya, lewat layanan ini, masyarakat dapat tetap berada di rumah karena teknisi yang akan datang untuk melakukan tindakan. Namun, soal spare parts, ada kemungkinan ketersedianya akan terganggu mengingat pandemi ini juga berdampak pada rantai pasokan komponen.

Soal isi bahan bakar, sangat disarankan agar pengendara dapat melakukan pembayaran nontunai. Jika memang harus menggunakan pembayaran langsung, sebaiknya selalu gunakan hand sanitizer.

Di satu sisi, sangat disarankan agar pengemudi selalu melakukan pengisian bahan bakar hingga full tank. Hal ini diperlukan sebagai langkah antisipasi menghadapi masa-masa krisis.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers