web analytics
  

ODP Covid-19 di Tasikmalaya Bertambah, Mayoritas Perantau yang Pulang

Kamis, 26 Maret 2020 16:15 WIB Irpan Wahab Muslim

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Heru Suharto. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Tasikmalaya terus bertambah. Hingga Kamis (26/3/2020) pukul 13.00 WIB, jumlah ODP di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 58 orang.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Heru Suharto menuturkan, jumlah ODP itu bertambah seiring dengan adanya migrasi atau kepulangan warga Kabupaten Tasikmalaya dari berbagai kota, utamanya kota tempat corona mewabah.

"Jadi kemungkinan ODP terus bertambah. Karena banyaknya perantau yang pulang ke Tasik dari berbagai kota ," ucap Heru kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

Heru mengimbau masyarakat yang berada di luar kota, terutama zona merah Covid-19 untuk tidak melakukan perjalanan pulang ke Tasikmalaya. Mereka dikhawatirkan akan membawa virus dan menyebar di Tasikmalaya.

"Imbauan itu sudah tertuang dalam imbauan Bupati Tasikmalaya. langkah antisipasi juga kita lakukan artinya penumpang angkutan dari zona merah kita periksa kesehatan diperbatasan kota/kabupaten, " ucap Heru.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah satu orang dari sebelumnya tiga orang menjadi empat orang. PDP itu kini masih dirawat di ruang isolasi RS Singaparna Medika Citrautama (SMC) sambil menunggu hasil swab test.

"Mereka diisolasi di SMC, sambil menunggu hasil swab tes dari Bandung." tambah Heru.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers