web analytics
  

Masyarakat Bandel, Pemkot Tasik Ancam Lockdown

Kamis, 26 Maret 2020 12:38 WIB

Ilustrasi (republika)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Petugas gabungan melakukan sosialisasi terkait bahaya virus corona jenis baru (Covid-19) di sejumlah pusat keramaian di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Selain sosialisasi, petugas juga membagikan masker dan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat itu.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, mengatakan, Pemkot Tasikmalaya telah menetapkan kasus Covid-19 sebagai kejadian luar biasa (KLB). Artinya, semua pihak sudah harus tanggap darutat.

"Kita harus lebih berhati-hati terkait Covid-19," kata dia, Kamis (28/3).

Sejumlah toko-toko di pusat pertokoan juga didatangi oleh petugas. Petugas ingin memastikan toko-toko menyediakan cairan penyanitasi tangan atau hand sanitizer dan pelayannya menggunakan masker. Sebab, Yusuf menegaskan, virus corona dapat menular di mana saja dan sangat bahaya.

Ia mengatakan, hingga saat ini Pemkot Tasikmalaya belum mengeluarkan kebijakan untuk menutup toko-toko. Pemkot juga belum memiliki rencana untuk melakukan karantina wilayah (lockdown). Saat ini, ia mengimbau masyarakat untuk menerapkan menjaga jarak fisik dengan orang lain ketika keluar rumah atau physical distancing.

"Kalau nanti mereka tidak mengindahkan, mungkin kita lakukan lockdown. Jangan anggap enteng Covid-19. Semua harus waspada," kata dia.

Ia menambahkan, petugas tak akan berhenti melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk hidup bersih, menjaga jarak, dan tidak kontak fisik dengan orang lain untuk sementara waktu. Warga juga diingatkan selalu menggunakan alat pengaman, minimal menggunakan masker, ketika berpergian ke luar rumah.

Berdasarkan data terakhir, terdapat satu orang positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Hingga Rabu (25/3), juga ditemukan 116 orang dalam pemantauan (ODP) dan 10 pasien dalam pengawasan (PDP).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers