web analytics
  

Pasien PDP di Indramayu Meninggal Usai Demam Tinggi

Kamis, 26 Maret 2020 07:00 WIB Erika Lia

Ilustrasi (Pixabay)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Seorang pria berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona asal Kabupaten Indramayu meninggal dunia di tengah perawatannya di RS Mitra Plumbon Indramayu.

Pasien bersangkutan diketahui tinggal di Bekasi. Saat datang ke rumah sakit pada Senin (23/3/2020) sore, pasien mengeluhkan sejumlah gejala virus corona.

"Pasien datang ke rumah sakit mengeluhkan panas selama empat hari, batuk, pilek, sesak nafas, nyeri kepala, dan nyeri seluruh badannya," terang Direktur RS Mitra Plumbon Indramayu, Dedi Rohendi, Rabu (25/3/2020) malam.

Pasien bersangkutan lantas dimasukkan ke ruang skrining Covid-19 guna pemeriksaan lebih jauh. Dari hasil pemeriksaan fisik, imbuhnya, suhu tubuh pasien mencapai 40°C.

Selain pemeriksaan suhu tubuh, pasien pun menjalani pemeriksaan rontgen dan laboratorium. Menurut Dedi, pasien juga disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

"Pasiennya pun menginginkan supaya dirujuk ke RS rujukan," ujarnya.

Menindaklanjuti itu, pihaknya kemudian menghubungi 14 rumah sakit rujukan. Sayangnya, semua rumah sakit mengaku penuh dengan pasien.

Akhirnya, pasien tersebut dirawat di ruangan khusus di RS Mitra Plumbon Indramayu. Hingga Selasa (24/3/2020) pagi, pihak RS Mitra Plumbon Indramayu tetap mengupayakan sang pasien dirujuk ke rumah sakit rujukan.

"Seorang dokter spesialis paru yang menangani pasien menghubungi RSUD Indramayu dan ternyata mereka siap menerima pasien ini," tuturnya.

Namun, di tengah persiapan pemberangkatan ke RSUD Indramayu, kesehatan pasien memburuk. Pada Selasa sekitar 11.40 WIB, tiba-tiba pasien mengembuskan nafas terakhirnya.

Dedi memastikan, pasien tersebut berstatus PDP. Jenazah pasien sendiri kemudian dibawa keluarga untuk dikremasi di Cirebon.

"Pasie ini PDP, jenazahnya sudah dibawa keluarga ke Cirebon untuk dikremasi," cetusnya.

Pihaknya telah melaporkannya kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers