web analytics
  

Alami Sesak Nafas, Pasien PDP di Cirebon Meninggal Dunia

Kamis, 26 Maret 2020 05:40 WIB Erika Lia

Ilustrasi (Pixabay)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Seorang warga yang baru bepergian dari Bandung dan Jakarta meninggal dunia di RS Mitra Plumbon, Kabupaten cirebon, Rabu (25/3/2020).

Pria tersebut meninggal setelah sempat mengalami sesak nafas dan dirawat kurang dari 24 jam di RS Mitra Plumbon.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten cirebon sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten cirebon, Nanang Ruhyana membenarkan kejadian itu.

"Informasi yang saya terima dari RS Mitra Plumbon cirebon, benar ada pasien meninggal dunia. Tapi, bukan pasien positif Covid-19," ungkapnya saat dikonfirmasi Ayocirebon.com, Rabu malam ini.

Dia menjelaskan, sebagaimana gejala dan riwayat perjalanannya ke daerah episentrum, pria yang meninggal dunia itu berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Pasien masuk RS Mitra Plumbon pada Selasa (24/3/2020) sekitar pukul 19.59 WIB. Setelah sempat menjalani perawatan, yang bersangkutan mengembuskan nafas terakhir pada Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pasien, imbuhnya, belum sempat menjalani pemeriksaan swap dan baru melakukan pemeriksaan rontgen. Karena itulah, yang bersangkutan tak bisa dikategorikan sebagai pasien Covid-19.

Belum banyak informasi yang diperoleh pihaknya sejauh ini. Hanya diketahui, pasien tersebut merupakan warga Kabupaten cirebon yang bekerja di Jakarta.

Untuk kepentingan pekerjaan, lanjutnya, pria tersebut bertandang ke Bandung sekitar tiga hari lalu. Dia pun sempat mengalami sesak nafas.

"Informasinya, yang bersangkutan sempat hendak ke RS di Jakarta, tapi penuh. Maka, beliau pulang ke cirebon dan mendatangi RS Mitra Plumbon," tutur Nanang.

Pihaknya belum mengetahui secara menyeluruh linimasa pasien tersebut, termasuk kendaraan yang digunakan hingga interaksi sosialnya selama di Jakarta, Bandung, dan cirebon.

"Kami akan melakukan penyelidikan epidemiologi terkait kejadian ini. Yang pasti, pasien tidak positif Covid-19," tegasnya.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers