web analytics
  

Janji Jalankan Protokol Cegah Corona, Dewan Cirebon Bakal Gelar Paripurna

Rabu, 25 Maret 2020 19:14 WIB Erika Lia

Kantor DPRD Kota Cirebon. (ist)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah wabah virus Corona penyebab Covid-19, DPRD Kota Cirebon tetap pada agenda pelaksanaan rapat paripurna esok hari. Di sisi lain, otoritas kesehatan setempat menyarankan physical distancing.

Ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati memastikan, rapat paripurna dalam rangka penyampaian raperda/LKPJ Wali Kota Cirebon dan pemandangan fraksi tetap akan dilangsungkan Kamis (26/3/2020) di Hotel Prima, Kota Cirebon.

Potokol pencegahan Covid-19, diyakinkannya akan diberlakukan menjelang rapat dan selama rapat.

"Jadi (rapat esok), tapi kami tetap memakai protokoler (pencegahan) Corona," katanya kepada Ayocirebon.com, Rabu (25/3/2020).

Dia menyebutkan, salah satu upaya pencegahan yang akan diberlakukan berupa pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal gun.

AYO BACA : Saat Masa Belajar di Rumah, SMPN 2 Indramayu Terbakar

Selain itu, sambungnya, tamu yang hadir pun akan dibatasi. Pihaknya hanya mengundang beberapa pihak saja, seperti lembaga eksekutif, lembaga legislatif, Forkopimda, termasuk unsur masyarakat.

Dia beralasan, rapat paripurna tetap digelar mengingat persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. DPRD pun telah berkoordinasi dengan pihak terkait.

"DPRD dalam hal ini tetap menunjukkan komitmen bekerja dengan segala keterbatasan di tengah wabah Covid-19. Bukan berarti harus diam saja," tegasnya.

Dalam rapat paripurna esok, Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis diagendakan menyampaikan LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2019 dan dua raperda, masing-masing tentang Perubahan Atas Perda Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan di Kota Cirebon dan tentang Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Perumahan dan Permukiman di Kota Cirebon.

Selain penyampaian raperda oleh wali kota, disampaikan pula pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas dua raperda tersebut.

AYO BACA : Dinkes Cirebon: ODP Covid-19 dengan Penyakit Penyerta Perlu Dirawat

Agenda berikutnya berupa jawaban atau tanggapan wali kota atas pemandangan umum fraksi-fraksi serta pengumuman pembentukan pansus DPRD.

"Untuk mempersingkat waktu, agenda pemandangan fraksi cukup setuju,  kemudian akan dibahas di tingkat pansus," ungkap Affiati.

Kebijakan itu diambil sebagai upaya mempercepat pertemuan. Sementara, pembahasan pansus terhadap raperda-raperda itu bakal dilakukan secara daring.

"Pembahasan pansus atas raperda akan dilakukan dengan media daring atau via google meet atau google conference," cetusnya.

Dia menambahkan, tak ada alasan menunda rapat paripurna ketika persiapan telah dilakukan. Terlebih, pihaknya memberlakukan protokol kesehatan yang berlaku.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edi Sugiarto menyarankan rapat tak dilaksanakan dengan mengacu pada instruksi presiden.

"Saran saya laksanakan instruksi presiden, gubernur, dan wali kota, secara konsisten," katanya.

Di tengah wabah virus Corona saat ini, menurutnya, pilihan terbaik yang harus diambil semua orang adalah menghindari pertemuan fisik (physical distancing).

AYO BACA : Nongkrong Malam-malam, Remaja di Majalengka Dibubarkan Polisi

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers