web analytics
  

Korsel Di-lockdown Akibat Corona, Shin Tae-yong Bertahan di Indonesia?

Jumat, 20 Maret 2020 10:19 WIB
Olahraga - Sport, Korsel Di-lockdown Akibat Corona, Shin Tae-yong Bertahan di Indonesia?, Shin Tae-yong, VIRUS CORONA, Indonesia, covid-19 Korsel, lockdown,

Manajer Pelatih Timnas Shin Tae-yong. (Instagram/PSSI)

Asisten Pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto mengatakan, Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong tetap bertahan di Indonesia di tengah merebaknya virus corona Covid-19, salah satunya karena Korea Selatan di-lockdown.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Manajer Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dikabarkan bertahan di Indonesia meski virus corona Covid-19 terus mewabah.

Di sisi lain, saat ini, juru racik asal Korea Selatan itu tidak memiliki agenda dalam waktu dekat.

Agenda timnas Indonesia memang terpaksa ditiadakan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Padahal, bulan ini Shin Tae-yong memiliki segudang agenda bersama skuat Garuda.

Salah satunya adalah pertandingan timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, yaitu melawan Thailand (26 Maret) dan Uni Emirat Arab (31 Maret).

Namun, agenda tersebut juga ditunda oleh FIFA dan AFC sebagai antisipasi penyebaran virus corona. Meski dibatalkan, asisten pelatih timnas Indonesia Nova Arianto menyebut Shin Tae-yong masih berada di Indonesia.

Shin Tae-yong tidak punya pilihan lain karena negara Korea Selatan sedang menerapkan lockdown.

"Dia (Shin Tae-yong) di Indonesia. Karena pulang ke Korea Selatan tidak mungkin, di lockdown juga. Staf kepelatihan Shin Tae-yong juga tetap berada di Indonesia," kata Nova saat dihubungi, Kamis (19/3/2020).

Nova sendiri memberikan tip agar terhindar dari virus corona, khususnya bagi pesepak bola. Dia mengingatkan agar hidup lebih bersih dan menghindari keramaian.

"Banyak cuci tangan dan menghindari pertemuan dengan orang. Tapi itu akan sulit bagi pemain kalau mereka latihan akan sulit menjaga diri pemain," tutur Nova.

"Sebagai pemain profesional mereka bisa latihan sendiri di rumah. Yang saya lihat ada klub yang cuma latihan dua hari lalu kembali latihan," kata Nova.

Di Indonesia, lonjakan pasien positif virus corona kembali bertambah. Dari data hari Kamis (19/3/2020), angka tersebut bertambah menjadi 309 kasus positif corona.

Selain itu, kasus kematian akibat virus tersebut melonjak menjadi 25 orang. Artinya, angka tersebut bertambah 6 kasus dari jumlah 19 korban meninggal dunia merujuk data Rabu (18/3/2020).

"Ada penambahan di DKI sebanyak 5 orang. Kemudian Jateng penambahan kasus 1 orang," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam konfrensi pers di Youtube BNPB, Kamis (19/3/2020).

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers