web analytics
  

Jokowi: Ekspor Masker dan Alat Kesehatan Disetop Dulu

Kamis, 19 Maret 2020 13:51 WIB
Umum - Nasional, Jokowi: Ekspor Masker dan Alat Kesehatan Disetop Dulu, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, apotek beijing, masker korona, hiv/aids

Ilustrasi (Ayobandung.com/Kavin)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengimbau kementerian atau lembaga terkait untuk menghentikan ekspor masker atau alat kesehatan. Hal ini dilakukan terkait penanganan virus corona di Indonesia.

"Kita untuk ekspor masker dan alat kesehatan yang diperlukan untuk ini, lebih baik disetop terlebih dulu," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas membahas laporan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melalui telekonferensi Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (1-9/3/2020)

AYO BACA : Ketua DPRD Curiga Dinkes Bogor Gagap Deteksi Covid-19

Jokowi mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk memastikan ketersediaan kebutuhan alat kesehatan seperti masker dan cairan pembersih tangan.

"Pastikan terlebih dahulu stok dalam negeri cukup. Kemudian ketersediaan bahan baku untuk produksi alat kesehatan dalam menghadapi situasi ini," tutur Jokowi.

AYO BACA : Begini Alasan Pentingnya Tetap Terhidrasi Selama Pandemi Corona

Sebelumnya Jokowi juga sudah meminta pada Kementerian Kesehatan atau pihak terkait memberikan perlindungan maksimal ke tenaga medis yang melayani pasien terjangkit virus corona atau Covid-19. Ini dikarenakan tenaga medis barada di garda terdepan dalam memerangi virus asal China.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas melalui sambungan teleconference, Senin (16/3/2020).

"Saya ingin perlindungan maksimal kepada para dokter, tenaga medis, dan jajaran yang berada di Rumah Sakit yang melayani pasien terinfeksi Covid-19," ujar Jokowi.

Jokowi menuturkan, ketersediaan alat pelindung diri (APD) untuk memberikan perlindungan maksimal bagi para tenaga medis harus disiapkan dengan baik.

Selain itu Jokowi juga meminta pada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memberikan insentif kepada tenaga medis dalam hal penanganan Covid-19.

"Karena mereka berada di garis terdepan sehingga petugas kesehatan harus terlindung dan tidak terpapar Covid-19. Termasuk juga saya minta Menkeu ini pemberian insentif bagi para dokter, perawat, dan jajaran Rumah Sakit yang bergerak dalam penanganan Covid-19 ini," tutur dia.

AYO BACA : 7 Langkah Bersihkan Rumah Agar Terhindar dari Corona Covid-19

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers