web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Cegah Penyebaran Corona, Total 33 Objek Wisata di Lembang Ditutup

Kamis, 19 Maret 2020 12:04 WIB Tri Junari

Ilustrasi -- Kemacetan kendaraan yang menuju Lembang. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung Barat (KBB) Sri Dustirawati mengatakan, surat edaran Bupati Bandung Barat tentang peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona di sektor pariwisata dan permintaan menutup sementara kegiatan usaha pariwisata mulai berlaku hari ini.

Total ada 33 objek wisata besar di kawasan Lembang yang harus ditutup mengantisipasi penyebaran virus Corona.

AYO BACA : Terkait Corona, Aa Umbara Minta Objek Wisata di Lembang Tutup

Penutupan ini, lanjut dia, diprediksi akan diterapkan dalam 14 hari ke depan sesuai batas awal, Hal itu didasari pada kebijakan pemerintah pusat dan provinsi Jawa  Barat.

"Beberapa objek wisata memang ada yang mengeluh jika ditutup, karena mereka punya karyawan yang gajinya tetap harus dibayar. Tetapi sebagian sudah berinisiatif menutup karena angka kunjungan juga sudah menurun 30%," katanya.

AYO BACA : Tempat Wisata Bandung Diminta Terapkan Standar Kesehatan Maksimal

Manajemen Perisai Group yang membawahi 5 objek wisata di Lembang Kabupaten Bandung Barat yakni The Great Asia Afrika, De Ranch, Farmhouse, Tahu Susu Lembang, dan Floating Market resmi ditutup.

Chairman sekaligus CEO Perisai Group, Perry Tristianto mengatakan, penutupan sementara ini sebagai tindak lanjut surat edaran Bupati Bandung Barat tentang peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona di sektor pariwisata dan permintaan menutup sementara kegiatan usaha pariwisata mulai 19-31 Maret 2020.

"Awalnya kami hanya akan menutup pada akhir pekan, namun seiring terbitnya surat edaran kami menutup sementara kegiatan selama 14 hari, terhitung mulai hari ini," terang Perry.

Meski objek wisata ditutup dan sebagian karyawan dirumahkan, Perry menegaskan hak karyawan seperti gaji pokok tetap diberikan. "Kita ada 800-900 karyawan, selama penutupan ini kita tetap berikan gaji pokok karena ini kejadian luar biasa," sebutnya.

AYO BACA : The Great Asia Afrika hingga Floating Market Ditutup Sementara

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers