web analytics
  

Tito Karnavian Minta Daerah Tiru Jabar Tangani Covid-19

Rabu, 18 Maret 2020 21:47 WIB Nur Khansa Ranawati

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyambangi command center alias ruang pusat koordinasi Provinsi Jawa Barat dalam menangani kasus Covid-19 di Gedung Sate Bandung, Rabu (18/3/2020). (Dok Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyambangi command center alias ruang pusat koordinasi Provinsi Jawa Barat dalam menangani kasus Covid-19 di Gedung Sate Bandung, Rabu (18/3/2020). Dalam kesempatan tersebut, Tito didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melihat cara bekerja Pusat Informasi dan Komunikasi Covid-19 Jabar (Pikobar) yang dibangun khusus untuk menangani penyebaran pandemi tersebut di Jabar.

Tito mengatakan, command center tersebut sangat bermanfaat untuk mengkoordinasikan peran-peran setiap stakeholder dalam menangani Covid-19. Dia juga memuji bagaimana Pikobar berperan sebagai salah satu rujukan informasi masyarakat untuk mengetahui peta penyebaran Covid-19.

AYO BACA : Tito Sebut Data Penduduk Percepat Penanganan Kasus Terorisme

"Saya beri apresiasi tinggi terhadap command center yang ada di Jawa Barat, di sana terdapat tampilan peta penyebaran Covid-19 dan bahkan sudah dibentuk aplikasi yang bisa langsung diunduh 50 juta warga Jabar. Ini sangat bermanfaat," ungkap Tito.

Dia mengatakan, command center tersebut juga dapat difungsikan untuk memberi informasi pada masyarakat terkiat upaya-upaya pencegahan penyebaran virus. Sehinga, dia juga mengimbau daerah lain untuk dapat meniru langkah Jabar dalam membangun jaringan koordinasi tersebut.

AYO BACA : Mendagri Sebut Preman Berkedok Ormas di Bekasi Bakal Rugikan Pemda

"Mungkin kan banyak yang masih enggak ngerti apa itu artinya social distancing, bagaimana caranya menjaga jarak dan sebagainya, ini bisa sekaligus diinformasikan lewat aplikasi tersebut. Kalau mau ditiru, tirulah Jabar dalam membuat command center," ungkap Tito.

Adapun Pikobar merupakan layanan informasi yang memberikan data penyebaran infeksi Covid-19 di Jabar melalui peta interaktif. Selain itu, layanan ini juga membuka call center yang menerima aduan serta pertanyaan masyarakat Jabar terkait Covid-19. Rencananya, dalam aplikasi yang masih belum diluncurkan tersebut akan disediakan layanan donasi warga untuk membantu penanganan Covid-19.

Selain itu, Tito juga meminta daerah untuk membentuk satgas yang berperan menghimpun dan mengkoordinasikan hal-hal terkait penanganan Covid-19.  Pembagian tugas tersebut dapat dibagi berdasarkan peran mulai dari tim edukasi dan kampanye publik, tim pencegahan infeksi, tim surveillance dan sebagainya.

"Perlu dibentuk semacam organisasi yang ada pembagian tugasnya secara jelas," ungkapnya.

AYO BACA : Netizen Soroti Potret Jadul Tito Karnavian dan Idham Azis

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers