web analytics
  

Cerita Mistis Warnai Evakuasi Jasad Serangan Lebah Tangkuban Parahu

Senin, 16 Maret 2020 22:50 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Cerita Mistis Warnai Evakuasi Jasad Serangan Lebah Tangkuban Parahu, Cerita Mistis, Evakuasi Jasad Serangan Lebah, Gunung Tangkuban Parahu,

Kawasan Konservasi Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu. (klikhotel.com)

LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Majid (54) warga Kampung Langensari, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tewas disengat kawanan lebah hutan Gunung Tangkuban Parahu saat tengah mengendarai motor trail, Minggu (16/3/2020) sore.

Lokasi kejadian yang berada jauh didalam hutan menyulitkan evakuasi jasad korban untuk bisa keluar dari hutan. Korban baru bisa keluar hutan dan dimakamkan setelah warga berinisiatif melibatkan paranormal.

Aep (36) adik kandung korban menuturkan, ia mendapat kabar kakaknya meninggal dunia saat tengah trabas menembus hutan Tangkuban Parahu menggunakan motor trail.

Ditengah perjalanan jauh masuk kedalam hutan, tanpa diduga kakaknya yang berjalan beriringan dengan 3 motor lainnya diserang kawanan lebah hutan. Majid tewas sementara 3 rekannya berhasil selamat dari gerombolan lebah hutan.

"Ada satu yang selamat ngasih kabar ke rumah, katanya kakak saya sudah meninggal didalam hutan," ungkap Aep usai prosesi pemakaman korban.

AYO BACA : Cerita Mistis Gedung Sate

Mendengar kabar itu, keluarga segera menyusul jenazah dan rekan korban ke tengah hutan. Saat itu yang pertama mencari kakak Aep bersama beberapa warga lainnya.

Saat sampai di sekitar lokasi, rombongan pertama ini tak kunjung bertemu dengan jenazah dan 2 rekannya. Mereka hanya berputar-putar hingga lebih dari 2 jam namun tak kunjung menemukan jasad korban.

"Jadi ada tiga rombongan evakuasi, yang pertama itu rombongan kakak pertama saya, yang ke dua rombongan saya, dan terakhir rombongan adik saya. Nah rombongan pertama itu sudah berjalan 2 jam, tapi hanya berputar-putar, mereka teriak-teriak tapi enggak ada respon dari rombongan trail almarhum kakak saya," kata Aep.

Setelah berputar 3 jam, akhirnya rombongan pertama berhasil bertemu jenazah Majid, padahal dari lokasi rombongan pencari dan korban hanya berjarak 200 meter saja.

"Jadi kakak pertama saya itu seperti ditutup penglihatannya. Mereka cuma lihat pepohonan dan enggak bisa dengar suara lain. Padahal korban yang sama almarhum Majid itu dekat dan teriak-teriak karena dengar suara kakak pertama saya," terangnya. 

AYO BACA : Cerita Mistis Pendopo Kabupaten Tasik, Dari Suara Misterius Hingga Gamelan

Kejadian diluar nalar belum selesai, setelah berhasil bertemu rombongan pertama berniat membawa jasad korban keluar hutan, namun hingga 4 jam mereka tak kunjung keluar hutan.

Aep yang menunggu di jalur masuk curiga hingga hari gelap jenazah dan rombongan penjemput tak juga keluar hutan. Ia berinisiatif membawa paranormal agar proses evakuasi jasad berlangsung lancar.

"Saat masuk hutan memang hawanya beda. Akhirnya orang pintarnya menancapkan kayu, ternyata di depan saya itu ada jalan dengan pepohonan rimbun hampir seperti goa. Padahal tadinya enggak ada, benar saja ternyata kakak saya dan rombongan lainnya terjebak di belakang pepohonan itu,"tuturnya. 

Tak sampai disitu, rombongan ketiga terdiri dari adik Aep dan 2 warga lain rupanya menyusul rombongan tanpa berkomunikasi sebelumnya.

Hingga jenazah sudah ada di rumah duka sekitar pukul 22.00 WIB, sang adik masih terjebak di dalam hutan. 

"Adik saya berangkat tanpa bilang dulu, tiba-tiba pergi dan akhirnya tersesat. Saya justru tahu mereka tersesat itu dari orang rumah sekitar jam 10 malam. Saya tanya orang pintar itu lagi, katanya adik saya aman, tapi disesatkan juga. Dia dan dua temannya ada di dekat sungai," tuturnya. 

Rombongan sang adik yang tersesat berhasil keluar hutan esok harinya setelah mendengar ada teriakan dari Tim Sar Gabungan Bandung yang melakukan pencarian mulai Senin subuh. 

"Alhamdulillah selamat. Ternyata mereka betul ada di dekat sungai, katanya enggak ketemu jalan keluar juga. Motor diparkir dan mereka jalan kaki hingga tersesat. Mereka pulang juga linglung, sekarang langsung istirahat karena semalaman enggak tidur," tandasnya.

AYO BACA : Main Film Horor, Ria Ricis Cerita Hal Mistis

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers