web analytics
  

Cacat Hukum, Muhammadiyah Tolak Penggusuran Panti Asuhan Kuncup Harapan

Senin, 16 Maret 2020 18:30 WIB Vina Elvira
Bandung Raya - Bandung, Cacat Hukum, Muhammadiyah Tolak Penggusuran Panti Asuhan Kuncup Harapan, Cacat Hukum, Muhammadiyah, Penggusuran, Panti Asuhan, Kuncup Harapan,

Konferensi pers di Panti Asuhan Kuncup Harapan, Jalan Mataram No 1, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Senin (16/3/2020). (Ayobandung.com/Vina Elvira)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Panti Asuhan Kuncup Harapan yang berlokasi di Jalan Mataram No 1, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung,  terancam digusur pada Rabu (18/3/2020).

Eksekusi tersebut diketahui dilayangkan oleh pemohon bernama Mira Widayantini.

Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Barat Rizal Fadillah menolak keras rencana eksekusi tersebut. Pihaknya merasa eksekusi yang dilakukan tidak sah dan cacat dari segi hukum.

Hal tersebut diungkapkan Rizal dalam konferensi pers di Panti Asuhan Kuncup Harapan, Senin (16/3/2020).

Rizal mengungkapkan, Pimpinan Muhammadiyah Jawa Barat telah melakukan sejumlah upaya hukum. Hal itu guna menghentikan rencana eksekusi tersebut. Salah satunya melalui tuntutan pidana kepada Mira dalam perkara tindak pidana, menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta autentik. Mira dianggap melanggar pasal 266 Ayat 1 KUHP.

"Proses terjadinya sengketa sampai diputuskan karena ada pelanggaran hukum pidana oleh Mira sebagai pihak pemohon eksekusi, yaitu melanggar pasal 266 Ayat 1 KUHP, memasukkan keterangan palsu. Itu kita laporkan ke polisi," ujarnya.

2 Tampak depan Panti Asuhan Kuncup Harapan, Jalan Mataram No 1, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Senin (16/3/2020). (Ayobandung.com/Vina Elvira)

Kedua, tutur Rizal, pihaknya melakukan upaya hukum di jalur perdata. "Pemohon eksekusinya di samping Mira, juga muncul lagi nama baru Widya Dirdrajat. Terlepas dari kebenarannya siapa Widya ini tapi penegasan teguran dengan masuknya nama baru jelas adalah cacat," kata Rizal.

Dilatarbelakangi hal tersebut, Muhammadiyah Jawa Barat menuntut agar rencana eksekusi tersebut ditunda hingga semua proses hukum selesai dan mendapat keputusan hukum yang jelas.

"Maka kita melakukan aksi bahwa sedang ada proses pidana. Kedua eksekusinya sedang ada perlawanan hukum. Seharusnya ditunda dulu. Kita mau menegakkan hukum karena ada hukum yang salah yang mau diterapkan," kata Rizal.

Sementara itu, Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah Kuncup Harapan Fery Sopyan menyebut, pihaknya mengerahkan segala upaya mempertahankan panti asuhan tersebut. Hal itu semata-mata demi menuntaskan misi sosial dan keagamaan.

3 Tampak depan Panti Asuhan Kuncup Harapan, Jalan Mataram No 1, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Senin (16/3/2020). (Ayobandung.com/Vina Elvira)

"Oleh karena itu kami sejatinya harus mempertahankan apapun yang akan terjadi berkenaan dengan aset ini. Tanah dan bangunan ini merupakan akta hibah wasiat untuk digunakan sebanyak-banyaknya guna kepentingan masyarakat berkenaan dengan kegiatan sosial dan keagamaan," ucap Fery di lokasi yang sama.

Pada 18 Maret 2020, Muhammadiyah akan menggelar aksi penolakan eksekusi tersebut dengan menggandeng ratusan masa.

"Muhammadiyah akan tetap menyiapkan waktu untuk aksi. Jumlahnya bisa lebih dari 500 sampai 1000 orang, demi penegakan hukum dalam kasus sengketa Jalan Mataram No 1," kata Riza.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Pemkot Bandung dan BNN Dorong Kelurahan Bersih Narkoba

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 20:24 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia mendorong percep...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung dan BNN Dorong Kelurahan Bersih Narkoba, Pemkot Bandung,Badan Narkotika Nasional (BNN),Kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar)

Oded Punya Formula Khusus Menekan Peredaran Narkoba

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 19:28 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mempunyai formula khusus menekan peredaran narkoba. Formula itu adalah memperkuat keta...

Bandung Raya - Bandung, Oded Punya Formula Khusus Menekan Peredaran Narkoba, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial,Menekan Peredaran Narkoba,ketahanan keluarga

Ini Jurus Pemkot Bandung Cetak ASN Berkualitas

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 18:40 WIB

Badan Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kota Bandung bakal menggelar program Manajemen Talenta pada tahun 2021 ini. Progra...

Bandung Raya - Bandung, Ini Jurus Pemkot Bandung Cetak ASN Berkualitas, Pemkot Bandung,ASN Kota Bandung,BKPP Kota Bandung

4.761 Nakes Kota Bandung Telah Divaksin Covid-19

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 15:57 WIB

Total sementara nakes dan tenaga penunjang yang akan divaksinasi di tahap pertama sebanyak 25.000 orang.

Bandung Raya - Bandung, 4.761 Nakes Kota Bandung Telah Divaksin Covid-19, Tempat vaksinasi Covid-19 Bandung,Puskesmas vaksinasi Covid-19 Bandung,Cara vaksinasi Covid-19 Bandung,Vaksinasi Covid-19 Bandung

Kasus Covid-19 di Bandung Naik, Kesembuhan Turun

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 15:43 WIB

Persentasi kematian menurun hingga 2,19% di bawah nasional.

Bandung Raya - Bandung, Kasus Covid-19 di Bandung Naik, Kesembuhan Turun, Covid-19 Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren positif Covid-19 Kota Bandung,Informasi Covid-19 Kota Bandung

25 Orang Positif Covid-19 di DPRD Kota Bandung, Oded: Mengagetkan

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 13:00 WIB

Operasional kantor saat ini dihentikan dan pegawai yang positif telah diisolasi.

Bandung Raya - Bandung, 25 Orang Positif Covid-19 di DPRD Kota Bandung, Oded: Mengagetkan, Ketua DPRD Kota Bandung Positif Covid-19,DPRD Kota Bandung Covid-19,DPRD Kota Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Klaster DPRD Kota Bandung

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PSBB Kota Bandung Dilanjut

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 12:26 WIB

Di Kota Bandung, PPKM tersebut diterjemahkan menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

Bandung Raya - Bandung, PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PSBB Kota Bandung Dilanjut, PSBB Bandung dilanjutkan,PSBB Bandung,PPKM Jawa-Bali,PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PSBB Proporsional Bandung

Pemkot Bandung Bahas Keputusan Perpanjangan PSBB Proporsional Hari Ini

Bandung Jumat, 22 Januari 2021 | 09:29 WIB

Perpanjangan akan dilakukan selama dua pekan ke depan terhitung setelah 25 Januari 2021.

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Bahas Keputusan Perpanjangan PSBB Proporsional Hari Ini, PPKM Bandung,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PPKM Jawa-Bali,PPKM Kota Bandung,Jadwal PPKM Kota Bandung,PSBB Bandung, PSBB Proporsional Bandung

artikel terkait

dewanpers