web analytics
  

Pengidap HIV di Kabupaten Bandung Kesulitan Dapat Masker

Senin, 16 Maret 2020 15:11 WIB Mildan Abdalloh
Umum - Regional, Pengidap HIV di Kabupaten Bandung Kesulitan Dapat Masker, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, apotek beijing, masker korona, hiv/aids

Ilustrasi (pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pengidap HIV di Kabupaten Bandung kesulitan mendapat masker untuk melindungi tubuhnya dari paparan penyakit berbahaya.

Pengelola Program Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Bandung, Dinan Naufal, mengatakan sejak adanya isu wabah Covid-19, terjadi kelangkaan yang membuat pengidap HIV/AIDS kesulitan mendapat masker.

"Masker merupakan salah satu alat pelindung dari paparan penyakit menular. Bagi pengidap HIV/AIDS, masker merupakan hal penting, sekarang sulit untuk mendapatkannya," tutur Dinan, Senin (16/3/2020).

AYO BACA : 6 Cara Redakan Cemas Akibat Virus Corona Menurut Psikolog

Pengidap HIV/AIDS sangat rentan tertular oleh pelbagai penyakit, mengingat virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Sehingga masker sangat diperlukan.

Biasanya para pengidap HIV memiliki stok sendiri, baik itu dibeli di apotek, minimarket maupun fasilitas dari Dinas Kesehatan.

Namun dengan tidak adanya barang di pasaran, membuat stok yang dimiliki menjadi habis terpakai. Kondisi tersebut sudah terjadi dalam satu pekan terakhir.

AYO BACA : Cara Mencegah Corona Covid-19 bagi Pasien dengan Penyakit Kronis

"Biasanya bisa mengakses ke layanan kesehatan untuk kebutuhan masker. Tapi sekarang sulit mengaksesnya, mulai dibatasi," ujarnya.

Dia berharap agar pihak terkait bisa memberikan akses lebih bagi pengidap HIV/AIDS, mengingat mereka memiliki kerentanan lebih tinggi dibanding masyarakat biasa.

Paling tidak, pihak terkait bisa memberi solusi alternatif lain sebagai pengganti masker.

"Kalau untuk cairan sanitizer, mereka sudan diberi pelatihan membuatnya sendiri dengan bahan-bahan sederhana," ujarnya.

Untuk mengurangi risiko, pengidap HIV/AIDS disarankan mengurangi aktivitas mobile ke luar rumah yang tidak penting.

AYO BACA : Stres Akibat Corona Covid-19, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers