web analytics
  

Masjid Agung dan Kawasan Alun-alun Disemprot Desinfektan

Sabtu, 14 Maret 2020 09:56 WIB

Ilustrasi penyemprotan desinfektan untuk mengantisipasi penyebaran virus korona atau covid-19 di Indonesia. (REUTERS/Daniele Mascolo)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Tim gabungan Polrestabes Bandung, Brimob Polda Jawa Barat, Kodim 1618/BS dan instansi pemerintahan Kota Bandung melakukan penyemprotan desinfektan di kawasan Alun-Alun Bandung serta di dalam masjid Agung Jawa Barat. Langkah tersebut ditempuh untuk mengantisipasi penyebaran virus korona atau covid-19 di Indonesia.

Berdasarkan pantauan sekitar pukul 07.30 Wib, anggota polisi, TNI dan pegawai pemerintah bersih-bersih sampah di area lingkungan Alun-Alun. Selanjutnya, 10 orang tim kimia biologi radioaktif gegana Brimob Polda Jabar menyemprot desinfektan di area Masjid Agung Jawa Barat dan kawasan Alun-alun Bandung menggunakan alat pelindung diri (APD), baju proteksi biologi level C.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan pihaknya bersama instansi pemerintah, Kodim 0618 dan Brimob Polda Jawa Barat melakukan kegiatan bersih-bersih di alun-alun Bandung dan masjid raya Agung Jawa Barat. Menurutnya, kegiatan dilakukan dalam rangka antisipasi penyebaran virus korona.

"Setidaknya harus bersih pribadi, baru bersih lingkungan. Kemudian ditambah lagi membersihkan (Alun-alun) dengan menyiapkan alat-alat yang ada untuk mengantisipasi virus yang ada," ujarnya disela-sela bersih-bersih, Sabtu (14/3) kepada wartawan.

AYO BACA : Solo KLB Virus Corona, Sekolah Libur 2 Minggu

Ia mengatakan sebanyak 350 orang personel diterjunkan untuk melakukan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan. Menurutnya, pihaknya pun menyosialisasikan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan diri.

"Kita agar tahu penyakit itu, namun kita tidak panik, tetap waspada," ungkapnya. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan fasilitas penyemprotan desinfektan, maka pemerintah Kota Bandung yang akan menyiapkan.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial menambahkan, kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan desinfektan upaya mengantisipasi bahaya virus korona. Ia pun mengimbau masyarakat menjaga kebersihan diri dengan berperilaku hidup sehat, imunisasi dan makan asupan yang bergizi.

"Jangan yang sifatnya mengurangi  imunitas kita juga menghindari pertemuan banyak orang, itu saya kira yah," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan kegiatan tersebut kurun waktu satu dan dua bulan ke depan. Menurutnya, pihaknya akan selalu mengevaluasi kegiatan antisipasi penyebaran virus corona.

AYO BACA : Korban Meninggal Bertambah, 9 Daerah di Jabar Zona Merah DBD

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers