web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini Cara Agar Rajin Salat Tahajud dan Ini Keutamaan

Sabtu, 14 Maret 2020 05:40 WIB

[Ilustrasi] Jemaah membaca Alquran saat iktikaf di Masjid Habiburrahman PTDI, Jalan Kapten Tata Negara, Kota Bandung, Senin (27/5/2019). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Merujuk pada banyak riwayat, ada sejumlah kiat dan etika agar seseorang bisa memaksimalkan qiyamul lail atau salat Tahajud (malam).

Jangan lupa niat bangun malam sebelum tidur. Niat ini agar bisa beribadah saat malam dan mengandung unsur kebajikan, sekalipun tidur melelapkannya hingga fajar.

Niat tersebut dicatat sebagai kebaikan sebesar ganjalan salat malam yang dia niatkan itu. Hal itu seperti ditegaskan hadis Aisyah. “Tidurnya pun termasuk sedekah,” sabda Rasul.

Bila bangun tidur maka usaplah wajah lalu membaca kalimat tauhid, tahlil, tasbih, dan tahmid, dan takbir berdoa. Lalu, berdoalah meminta ampunan kepada Allah SWT atau doa apapun. Rasulullah mencontohkannya seperti ternukilkan di hadis Ubadah bin as-Shamit.

Setelah bersuci dari hadas, seperti disebutkan riwayat Aisyah, mulailah Salat Tahajud 2 rakaat. Bila sedang nihil program Tahajud berjamaah di masjid, utamakan salat di rumah. Hal ini karena sebaik-baik salat sunah, sebagaimana penegasan hadis dari Zaid bin Tsabit, ialah yang ditunaikan di rumah. “Kecuali, salat 5 waktu,” titah Rasul.

Ada kalanya kantuk akut menyerang dan mengganggu konsentrasi. Dalam kondisi seperti ini, lebih baik beristirahat sejenak, salah satunya dengan tidur.

Aisyah menuturkan, Rasul menyarankan para sahabat supaya istirahat dan tidur untuk mengusir kantuk bila kantuk datang kala salat.

Libatkan keluarga untuk bangun dan bertahajud bersama. Anda yang telah berkeluarga maka berkacalah dari Rasulullah. Muhammad SAW kerap membangunkan istrinya, Aisyah, untuk menunaikan witir.

Maka, hendaknya pasangan suami istri saling bekerja sama bangun Tahajud. Para suami, ajaklah istri salat. Jika menolak karena alasan di luar uzur syari’i, percikkanlah air di tubuhnya. Wahai para istri, lakukanlah hal yang sama kepada suami Anda. (HR Nasai dari Abu Hurairah).

Untuk memotivisi diri semangat Salat Tahajud maka pelajari dan renungkanlah keutamaan Tahajud. Rangkaian keutamaan Tahajud, seperti tersebut di atas, merupakan bentuk penghormatan Allah SWT kepada hamba-hambanya yang terpilih. Kebahagiaan di dunia dan kemuliaan di akhirat kelak.

Kemudian, ingatlah makar setan yang selalu sengaja menghalangi Muslim dari bangun malam dan beribadah. Hadis riwayat Abdullah bin Mas’ud menuturkan bagaimana cara setan menghalangi hamba-Nya untuk bangun, yakni mengencingi kedua telinganya.

Di riwayat lain, setan sengaja meletakkan 3 rantai yang mengunci ketiga sisi kepalanya. “Tidurlah malam masih panjang,” kata setan. Jika tak segera bangun, berwudu, kemudian salat, maka dia akan melewati hari-harinya penuh kemalasan.

Terakhir, bangkitkan semangat dengan mengingat kematian. Karena, kata Imam Syafi’i, nikmatilah keutamaan rukuk dan sujud sewaktu hidup sebab tak satu pun mengetahui dan mawas, kapan ajal akan menjemputnya. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers