web analytics
  

FIFA Matchday Ditangguhkan, Pelatih Persib Berharap Liga Tetap Bergulir

Jumat, 13 Maret 2020 14:22 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, FIFA Matchday Ditangguhkan, Pelatih Persib Berharap Liga Tetap Bergulir, Liga 1 2020, Skuat Persib, Robert Albert, FIFA Matchday

Pelatih Persib Bandung Robert Albert. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Wabah virus corona memberi dampak besar bagi sejumlah agenda olahraga, terutama sepak bola. Tak tanggung-tanggung, beberapa kompetisi di dunia ditunda akibat masifnya penyebaran virus yang memilki nama resmi Covid-19 itu. 

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts angkat bicara terkait situasi ini. Robert mengaku masih menunggu langkah PSSI terkait penangguhan sejumlah agenda sepak bola. Salah satunya wacana FIFA Matchday yang urung digelar sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

AYO BACA : Persib Tak Pasang Target Spesifik di Putaran Pertama

Kendati demikian sembari menunggu, Robert mengaku akan tetap mempersiapkan timnya meski belum ada kejelasan apakah kompetisi Liga 1akan tetap bergulir ketika FIFA Matchday ditangguhkan. Pasalnya di negara terangga, Robert mengaku sempat mendapat kabar kompetisi Malaysia akan tetap berjalan. 

"Iya tapi bisa saja kami tidak perlu melakukan break. Karena kabar terbaru laga tim nasional ditunda, jadi mungkin saja liga bisa terus berjalan. Seperti kabar yang saya dapat dari Malaysia. Ketika saya dihubungi, mereka siap untuk melanjutkan liga (di FIFA matchday)," kata Robert usai memimpin sesi latihan, Jumat (13/3/2020).

AYO BACA : Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Dimungkinkan Periksa Suhu Tubuh Bobotoh

Robert juga mengatakan saat ini federasi memang tengah berdiskusi terkait hal tersebut. Karenanya, pelatih asal Pelanda itu berharap kompetisi di Indonesia akan tetap bergulir meskipun jadwal FIFA Matchday ditangguhkan.

"Saya dengar liga juga sedang berdiskusi soal ini. Jika timnas tidak bermain (di FIFA Matchday) maka kami bisa terus bermain di liga, tentu itu lebih baik," ucapnya.

Di sisi lain, pelatih berusia 65 tahun itu menilai PSSI bisa saja mengikuti gaya keputusan beberapa federasi di Eropa. Salah satunya menggelar pertandingan tanpa penonton dan tak melakukan aksi bejabat tangan saat hendak memulai laga.

"Bisa dilihat di Eropa sekarang tidak ada lagi yang bersalaman, lalu di Inggris semua laga juga digelar tanpa penonton. Jadi kami juga masih menunggu instruksi dari pihak pemegang otoritas untuk mengukur apa yang akan dilakukan di negara ini. Tidak ada yang mau terkena penyakit ini," ujarnya.

AYO BACA : Jadwal Liga 1 Pekan ke-3, Persib Bakal Bertanding di Akhir Pekan

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers