web analytics
  

Perusahaan di Bandung Barat Ditegur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 12 Maret 2020 21:27 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Perusahaan di Bandung Barat Ditegur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bandung Barat,

Pekerja Pabrik. (istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan langkah tegas menegur belasan perusahaan yang belum mendaftarkan semua karyawannya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bahwa setiap perusahaan wajib mendaftarkan pekerjanya untuk mengikuti program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian.

Kepala Bidang Hubungan Industri dan Syarat Kerja, Disnakertrans KBB, Intan Cahya Rachmat mengakui, masih ada perusahaan di KBB yang belum mendaftarkan karyawannya ke kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Informasi itu banyak diterima dari Pimpinan Unit Kerja (PUK) atau serikat pekerja/serikat buruh yang ada di perusaaan tersebut. Oleh sebab itu pihaknya dengan BPJS Ketenagakerjaan selalu melakukan monitoring serta sosialisasi ke setiap perusahaan.

AYO BACA : Longsor TPT BPJS Ketenagakerjaan Cimahi Timpa Masjid

"Ada yang sudah tapi belum semua pekerjanya didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, ini menjadi tugas kami untuk terus sosialisasi bahwa manfaat dari ikut kepesertaan jaminan sosial itu sangat positif bagi perusahaan. Itu yang terkadang belum dipahami oleh perusahaan," katanya, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, kebanyakan perusahaan yang belum menjalankan amanat UU itu adalah perusahaan kecil dan menengah seperti perusahaan pertambangan di daerah Cipatat. Sementara untuk perusahaan besar dan berskala nasional di KBB kebanyakan sudah menjalankan sesuai aturan.

Kendati begitu, sesuai aturan baik perusahaan besar, menengah, dan kecil di KBB yang berjumlah sekitar 800-an perusahaan, harus mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan dan juga Kesehatan.

Sejauh ini ada beberapa perusahaan yang mendapatkan teguran karena melakukan pelanggaran. Itu dilakukan setelah ada monitoring dari Disnaker lalu diikuti Surat Peringatan (SP) 1 sampai 3, dan dilaporkan ke UPTD Wilayah IV Pengawas Ketenagakerjaan di provinsi.

AYO BACA : BPJS Ketenagakerjaan Naikkan Jaminan Kematian Pekerja Jadi Rp42 Juta

Sebab merekalah yang memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi, sementara Disnaker KBB hanga melakukan monitoring dan pembinaan karena tidak memiliki pengawas setelah diambil alih provinsi sejak awal 2017.

"Penindakan atau sanksinya oleh pengawas di provinsi. Ada sekitar belasan perusahaan yang sudah diberi sanksi teguran karena berbagai pelanggaran ketenagakerjaan. Tapi biasanya setelah ditegur pengawas, perusahaan langsung responsif memperbaiki kesalahan mereka," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk program jaminan sosial khususnya BPJS Kesehatan sudah terbentuk Forum Koordinasi Pengawasan dan Pemeriksaan Kepatuhan yang diketuai Kepala Kejaksaan.

Sehingga bila ada perusahaan yang tidak mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan maka owner dari perusahaan tersebut bisa dipanggil Kejaksaan.

"Ke depan mekanisme seperti itu tidak menutup kemungkinan diterapkan juga di BPJS Ketenagakerjaan. Artinya bagi perusahaan yang tidak patuh bisa dipanggil oleh pihak Kejaksaan," pungkasnya.

AYO BACA : 90% Pekerja Informal Purwakarta Belum Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Keputusan Bupati: Wisata Kolam Renang di Pacira Tutup Sementara

Bandung Minggu, 16 Mei 2021 | 18:20 WIB

Sedangkan bagi kolam renang air panas, bupati mempersilakan untuk buka dengan menerapkan prokes.

Bandung Raya - Bandung, Keputusan Bupati: Wisata Kolam Renang di Pacira Tutup Sementara, wisata kolam renang,Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira),Bupati Bandung Dadang Supriatna,kolam renang bukan air panas,Kolam Renang Air Panas

Libur Lebaran Kerap Terjadi Lonjakan Kasus, Begini Tindakan Pemkot Ban...

Bandung Minggu, 16 Mei 2021 | 16:45 WIB

Berdasarkan data yang dimiliki Satgas Penanganan Covid-19, periode libur panjang selalu diiringi dengan lonjakan kasus C...

Bandung Raya - Bandung, Libur Lebaran Kerap Terjadi Lonjakan Kasus, Begini Tindakan Pemkot Bandung, Lonjakan Kasus,Pemkot Bandung,Penyebaran Covid-19,rapid test antigen acak,tempat wisata,Satgas Penanganan Covid-19,Kebun Binatang Bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Kepala Dinkes Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara

Tes Rapid Antigen Acak, 6 Pengunjung Kebun Binatang Positif Covid-19

Bandung Minggu, 16 Mei 2021 | 15:35 WIB

Dinkes Kota Bandung menyediakan sebanyak 400 alat tes rapid antigen untuk para pengunjung Kebun Binatang.

Bandung Raya - Bandung, Tes Rapid Antigen Acak, 6 Pengunjung Kebun Binatang Positif Covid-19, Tes Rapid Antigen,Tes Rapid Antigen Acak,Bandung Zoological Garden (Kebun Binatang),Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung,Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung,Positif Covid-19

Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Kebun Binatang Bandung Buka Tutup Pint...

Bandung Minggu, 16 Mei 2021 | 13:28 WIB

Marketing Communication Bandung Zoological Garden, Sulhan Syafi'i mengatakan, pihaknya melakukan buka tutup pintu masuk...

Bandung Raya - Bandung, Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Kebun Binatang Bandung Buka Tutup Pintu Masuk, Kebun Binatang Bandung,jam buka Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoological Garden,Wisata Bandung,tiket masuk kebun binatang Bandung

Ada Rekayasa Lalin di Tamansari, Warga Terpaksa Jalan Kaki ke Kebun Bi...

Bandung Minggu, 16 Mei 2021 | 12:32 WIB

Hal tersebut dilakukannya untuk menghindari penumpukan pengendara dan pengunjung di sekitar Jalan Taman Sari, yang dapat...

Bandung Raya - Bandung, Ada Rekayasa Lalin di Tamansari, Warga Terpaksa Jalan Kaki ke Kebun Binatang, Kebun Binatang Bandung,Jalan Tamansari,penutupan Jalan Tamansari,rekayasa jalan Tamansari,penutupan jalan Bandung

Jadwal Salat Bandung dan Sekitarnya 16 Mei 2021

Bandung Minggu, 16 Mei 2021 | 04:15 WIB

Jadwal Salat Bandung dan Sekitarnya 16 Mei 2021

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Salat Bandung dan Sekitarnya 16 Mei 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Disparbud Jabar Kembali Monitoring Prokes di Masa Libur Lebaran 

Bandung Sabtu, 15 Mei 2021 | 22:23 WIB

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring protokol kesehatan ke 108 destinasi wisata yang...

Bandung Raya - Bandung, Disparbud Jabar Kembali Monitoring Prokes di Masa Libur Lebaran , Monitoring Prokes,Libur Lebaran,disparbud jabar,Prokes Wisata

Ridwan Kamil Perintahkan Penutupan Akses Menuju Wisata Pangandaran dan...

Bandung Sabtu, 15 Mei 2021 | 21:23 WIB

Destinasi wisata diperkirakan akan dikunjungi masyarakat seiring kebijakan pelarangan mudik. Pengawasan dan pengendalian...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Perintahkan Penutupan Akses Menuju Wisata Pangandaran dan Ciwidey, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Penutupan Akses Wisata,Wisata Pangandaran,Wisata Ciwidey,Libur Lebaran

artikel terkait

dewanpers