web analytics
  
Banner Kemerdekaan

[Bandung Pisan] Mengenal Ulin Barong Sunda, Kesenian Mirip Barongsai Khas Kelurahan Sekeloa

Kamis, 12 Maret 2020 07:13 WIB Vina Elvira

Kesenian Barong Sunda Sekeloa (dokumentasi Kelurahan Sekeloa)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Kelurahan Sekeloa, memiliki sebuah kesenian khas dari wilayahnya bernama Ulin Barong Sunda. Sekilas, kesenian tersebut mirip dengan tari barongsai pada umumnya. Tapi ada detil-detil yang membedakan, terutama dari segi musik, kostum barong, dan jenis tarian yang dipakai. 

"Barong Sunda itu emang mirip dengan Barongsai, cuman bentuknya saja yang beda. Cara bermainnya hampir sama, cuman kalau kita lebih ke musik sunda kayak terompet dan kendang. Barongnya juga bentuknya bukan barongsai biasa," ungkap Lurah Sekeloa, Tirta Gumelar saat dijumpai Ayobandung.com di Kantor Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Selasa (10/3/2020).

Tirta mengatakan, Barong Sunda Sekeloa ini sudah ada sejak puluhan tahun silam, dan masih eksis hingga saat ini. Para anggotanya juga merupakan warga asli Sekeloa, begitu pun dengan para sesepuhnya. 

"Asli warga sini. Dulu beliau adalah ketua RW di RW 4, sekarang beliau fokus ke keseniannya, beliau itu sesepuhnya kesenian Barong Sunda," katanya. 

Sejak puluhan tahun lalu hingga kini, para sesepuh Barong Sunda selalu berupaya untuk meregenerasi para pemainnya. Hal tersebut dilakukan, agar Barong Sunda bisa tetap dilestarikan dan dikenal oleh semua kalangan usia. 

Biasanya, tambah Tirta, anak-anak dari usia 13 tahun, sudah mulai dikenalkan dengan Barong Sunda. Mereka turut mengikuti latihan-latihan yang disediakan, seperti belajar memainkam musik hingga gerakan-gerakan tariannya. 

"Biasanya dari SMP udah mulai belajar, tapi kalau yang tampil itu pasti sudah lulus SMA. Cuman kita selalu regenerasi jadi dari SMP sudah mulai belajar terompotenya, gerakan-gerakannya tanpa barong itu sudah mulai belajar," ungkap Tirta. 

Meskipun begitu, tegasnya, para pemain yang tampil harus dari kalangan dewasa. Hal ini utamanya demi masalah keamanan. Mengingat barongnya sendiri cukup besar dan berat. 

Barong Sunda selalu diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan besar yang diadakan oleh kelurahan. Kegiatan tersebut antaranya Karnaval yang diadakan setiap Agustus serta Gebyar Sekeloa setiap akhir tahun. 

"Kalau event di kita itu ada Karnaval pada Agustus kemudian ada Gebyar Sekeloa di akhir tahun, Oktober atau November. Memang diundang kemudian tampil semua. Kayak pawai barong semuanya. Makannya tahun kemarin lumayan bikin macet juga," ungkap Tirta. 

Bagi Anda yang ingin menilik bagaimana kesenian Barong Sunda itu, Anda bisa langsung melihat beberapa potretnya di akun instagram mereka di @barong_sekeloa.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers