web analytics
  

Pembunuhan di Kutawaringin Ternyata Salah Sasaran

Rabu, 11 Maret 2020 13:16 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Pembunuhan di Kutawaringin Ternyata Salah Sasaran, pembunuhan di kutawaringin, pembunuhan salah sasaran, pembunuhan, kriminal bandung

Ilustrasi (ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung pada 2 Maret lalu ternyata diduga salah sasaran.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan, pembunuhan tersebut bermula dari perebutan lahan parkir antara A dengan seseorang.

AYO BACA : Kasus Mayat dalam Karung di Gununghalu Masih Minim Saksi

"Awalnya ada orang atas nama A yang mengelola parkir di kawasan Curug Jompong. Dia didatangi oleh seseorang yang meminta bergabung mengelola lahan parkirnya tapi dengan mengancam membawa senjata tajam," tutur Hendra, Rabu (11/3/2020).

Merasa terancam, A kemudian melarikan diri dan melaporkan ancaman yang diterimanya kepada anaknya yang bernama F.

AYO BACA : Kemen PPPA Minta Pelaku Pembunuhan Bocah 6 Tahun Didampingi Psikolog

Merasa ayahnya diancam, F kemudian mengajak 5 orang temannya untuk melakukan pembalasan. Mereka berkumpul merencanakan serangan sambil menenggak minuman keras. F dan 5 orang temannya mendapat informasi kalau oranng yang mengancam ayahnya sering menginap di rumah korban.

"Dini hari mereka mendatangi rumah korban atas nama C, pintu rumah didobrak dan berteriak mencari orang tersebut," ujarnya.

C yang sedang tidur bersama istrinya keluar dari kamar. Tanpa pikir panjang keenam pelaku langsung menganiaya korban.

"Karena yang dicari tidak ada, para tersangka langsung menghajar korban dengan senjata tajam, karena dianggap bersekongkol. Kebetulan korban memiliki tato banyak seperti orang yang dicari. Kemungkinan memang salah sasaran dan direncanakan," terangnya.

Korban tewas mengenaskan dengan puluhan luka bacok di seluruh tubuhnya. Polisi saat ini baru berhasil menangkap 3 dari 6 tersangka. Mereka terancam hukuman maksimal seumur hidup.

AYO BACA : Hasil Autopsi Anjani Bee, Tewas karena Dipukul Benda Tumpul dan Tajam

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers