web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Tarif Iuran Batal Naik, Oded Minta BPJS Kesehatan Berikan Pelayanan Prima

Rabu, 11 Maret 2020 11:22 WIB Rizma Riyandi

Wali Kota Bandung Oded M. Danial (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Oded M. Danial berharap BPJS Kesehatan tetap bisa memberikan layanan prima meski kenaikan tarif iurannya dibatalkan oleh Mahkamah Agung (MA).

Seperti  diketahui, MA mengabulkan judicial review Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2015 tentang Jaminan Kesehatan. Dengan begitu, MA telah membatalkan kenaikan iuran BPJS kesehatan per 1 Januari 2020.

AYO BACA : Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik, Peserta Bisa Refund?

Di satu sisi, Oded mengaku bersyukur karena penurunan tarif itu bisa meringankan warganya membayar premi asuransi plat merah itu. Dengan begitu, masyarakat lebih mudah menjangkau akses jaminan kesehatan.

“Saya sebagai kepala daerah mah alhamdulillah. Berarti warga masyarakat tidak diberatkan,” ujar Oded saat ditemui di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Rabu (11/3/2020).

AYO BACA : Iuran Batal Naik, BPJS Kesehatan Dituntut Beri Pelayanan Prima

Namun di sisi lain, Oded juga berharap, ada jalan terbaik bagi BPJS Kesehatan agar tetap bisa menjalankan operasionalnya dengan baik. Pasalnya, keberadaan BPJS Kesehatan sangat penting agar jaminan kesehatan yang selama ini dinikmati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia bisa tetap dirasakan.

Oded menyadari, dengan pembatalan kenaikan tarif itu bisa berdampak besar bagi keberlangsungan lembaga itu. Jika BPJS Kesehatan colaps, jaminan kesehatan rakyat Indonesia bisa terganggu.

“Kami di Pemkot Bandung menunggu arahan dari pemerintah pusat. Kami mendukung langkah pemerintah pusat. Semoga segera ada jalan terbaik, BPJS Kesehatan bisa tetap hadir. Terpenting hak-hak masyarakat bisa terpenuhi,” ujar Oded.

AYO BACA : Warga Purwakarta Sambut Baik Pembatalan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers