web analytics
  

Ridwan Kamil Minta Perayaan KAA di Bandung Perhitungkan Ancaman Corona

Rabu, 11 Maret 2020 09:22 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Ridwan Kamil Minta Perayaan KAA di Bandung Perhitungkan Ancaman Corona, Berita Bandung, Bandung hari ini, ayoBandung, KAA, corona, covid-19, asia africa festival, Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pada 17 hingga 19 April 2020, Kota Bandung akan menggelar acara peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-65. Acara tersebut rencananya akan menghadirkan rangkaian karnaval yang targetnya dihadiri oleh puluhan ribu pengunjung.

Merespon hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihak panitia sebaiknya dapat mengkalkulasi risiko acara tersebut dengan matang. Pasalnya, saat ini berbagai negara pun telah banyak menunda atau membatalkan acara tempat berkumpulnya massa demi meminimalisasi penyebaran virus corona.

"Saya pada dasarnya tidak terlalu suka mendengar acara-acara dibatalkan, tapi harus diukur melalui kewaspadaan, apakah potensi terkait virus ini berhubungan langsung dengan acara, termasuk (peringatan konferensi) Asia Afrika," ungkapnya ketika ditemui di Gedung Sate, Selasa (10/3/2020).

AYO BACA : Akibat Corona, Peringatan KAA Mungkin Hanya Dihadiri Wisatawan Lokal

Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan, apabila risiko acara tersebut telah diperhitungkan, maka penyelenggaraan peringatan KAA tidak dinilai sebagai masalah. Terutama apabila tamu luar negeri yang hadir bukan dari daftar negara yang perlu perhatian khusus terkait corona.

"Nanti diukur aja sama panitianya. Kalau ada keilmiahan yang bisa mengukur (resiko) itu, tidak masalah. Negara yang diundang nya juga bukan yang ada dalam list," jelasnya.

Corona1

AYO BACA : Molo dan Muro Jadi Maskot Asia Africa Festival 2020

Dia juga mengatakan, sejumlah agendanya di luar negeri terpaksa dibatalkan dengan alasan keselamatan. Sehingga, dia meminta agar seluruh pihak memberi pemakluman apabila terdapat acara-acara yang sewaktu-waktu dibatalkan atau ditunda.

"Saya juga mengalami banyak penundaan, contohnya kumpulan pengusaha Taiwan tadinya mau ke Indonesia Maret ini, diundur ke September. Saya dapat penghargaan di Arab Saudi akhir Maret tapi ditunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Penundaan ini harus kita maklumi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari mengatakan, pihaknya akan terus mengupayakan perhelatan KAA ke-65 berjalan meriah meskipun kemungkinan tidak dihadiri oleh perwakilan negara.

Saat ini pihaknya masih menunggu konfirmasi terkait kedatangan para duta besar negara peserta KAA yang ada di Indonesia.

"Kita masih menunggu konfirmasi Kemenlu (Kementrian Luar Negeri) karena yang koordinasi dengan dubes-dubes kan mereka," ungkapnya ketika dihubungi, Selasa (10/3/2020).

"Sekarang fokus kita adalah untuk menarik wisatawan domestik. Targetnya bisa lebih dari 40.000 pengunjung di AFF (Asia Africa Festival)," jelasnya.

AYO BACA : Antisipasi Corona, Peringatan KAA ke-65 di Bandung Terancam Batal

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers