web analytics
  

Perempuan Bisa Apa?, Bentuk Keresahan Milenial untuk Berdampak Positif

Selasa, 10 Maret 2020 20:50 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Dalam momen memperingati Hari Perempuan Internasional, sebuah komunitas yang digagas para generasi milenial, yakni Eksplorekeun bersama Exsport menggelar acara bertajuk

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Bukan zamannya lagi untuk berpikir perempuan tak layak mendapatkan kesempatan yang sama dengan kaum pria. Buktinya, perempuan masa kini mulai bergerak menunjukan eksistensinya di setiap lini pekerjaan. 

Tak hanya itu, perempuan masa kini juga begitu kreatif mengerjakan berbagai hal hingga mampu mengubah perspektif banyak kalangan dari gerakan yang dia buat. Terlebih, perkembangan teknologi mulai mengubah cara berpikir perempuan menjadi lebih kreatif dan kritis.

Dalam momen memperingati Hari Perempuan Internasional, sebuah komunitas yang digagas para generasi milenial, yakni Eksplorekeun bersama Exsport tertarik mewadahi acara bertajuk "Perempuan Bisa Apa?". 

AYO BACA : Hari Perempuan Internasional: Perempuan Aset Pembangunan Indonesia

Apalagi komunitas yang berbasis di Kota Bandung ini bergerak sebagai wadah untuk pembelajaran kaum milenial dan Gen Z masa kini. Maka tak aneh bila acara ini sekaligus dijadikan momentum untuk menggerakkan para perempuan agar lebih berdaya. 

Salah satu founder dari komunitas Eksplorekeun, Angel Natalie Lukito mengatakan, Eksplorekeun mengajak generasi masa kini untuk terus mengejar mimpinya dan menginspirasi sekitarnya. Angel juga mengatakan, acara 'Perempuan Bisa Apa?' bertujuan untuk memotivasi dan menginspirasi perempuan agar memberi dampak positif di manapun mereka berada. 

"Peran perempuan begitu besar dan tidak kalah dengan pria. Perempuan juga bisa berdampak, perempuan bisa memimpin, dan perempuan layak untuk mendapatkan kesempatan yang sama dengan pria untuk hal apapun," kata Angel di sela acara.

AYO BACA : Peringati Hari Perempuan se-Dunia, Google Tampilkan Doodle Spesial

Apalagi dalam membentuk komunitas Ekslplorekeun, Angel memang mengaku terinspirasi dari quarter life crisis generasi milenial. Sebab Angel menilai, pada masa itu ia dan rekan-rekannya terinspirasi untuk menghadirkan sebuah komunitas yang bisa mewadahi keresahan generasi masa kini.

"Eksplorekeun ini sebuah komunitas di Bandung, di mana kita pengin ngajakin anak muda untuk bisa melakukan kegiatan positif dan menemukan life passion-nya. Karena kita sadar, banyak sekali anak kuda yang lagi quarter life crisis, komunitas ini juga berawal dari itu. Kita mulai berempat karena merasa kita gak punya komunitas yang saling mendukung," ucap Angel.

Menurut Angel, ketika dalam fase quarter life crisis seseorang bisa begitu bias dalam menemukan passion atau tujuan hidupnya. Karenanya, di acara "Perempuan Bisa Apa?" Angel bekerja sama dengan perempuan-perempuan yang inspiratif untuk berbagi kisah. Semisal seniman Querramellca; Mustika Wijaya, founder Solar Chapter; Abigail, co-founder Lalita Project; Fei Febri, CEO Bank Sampah Bersinar; dan Nabilah K, founder Sadari Sedari.

"Menurut kita saat kita punya komunitas yang baik akan memudahkan kita untuk bergerak. Jadi kita pengin bisa buat anak muda bergerak dan saling dukung untuk menemukan life passion dan life purposenya. Kita juga punya tagline belajar dari siapa aja, di mana aja, dan kapan aja. Karena kalau kita tidak pernah eksplore kita gak akan pernah tahu atau tak akan pernah menemukan apa yang sebenarnya passion kita," ucapnya.

Dengan target audience pelajar, mahasiswa dan profesi muda untuk ikut 'girls talk' dalam bentuk talkshow itu, Angel ingin berbagi kisah yang menginspirasi. Karenanya, dia berharap perempuan tidak lagi saling membatasi dirinya untuk bergerak dan tidak takut keluar dari zona nyamannya. 

"Harapan kita dari acara ini pun perempuan jangan sering kali membatasi diri, takut bergerak, apalagi tidak berani keluar dari zona nyaman. Kita itu pengin membuktikan di event ini, apalagi acara ini perempuan-perempuan muda yang jadi narasumbernya. Kita pengin membuktikan kalau perempuan bisa jadi apa aja yang dia mau asalkan mau mulai bergerak dari apa yang dia bisa," ujarnya.

AYO BACA : Perempuan, Kamu Harus Bicara demi Selangkanganmu

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers