web analytics
  

Gandeng KPK, Kadin Kabupaten Bandung Bangun Pengusaha Berintegritas

Senin, 9 Maret 2020 23:47 WIB Dadi Haryadi

Ketua Kadin Kabupaten Bandung Ferry Sandiyana. (istimewa)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kadin Kabupaten Bandung mengundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan pembekalan kepada para pengusaha khususnya yang menjadi pengurus. Tujuannya agar para terhindar dari kasus korupsi, gratifikasi/suap.

Ketua Kadin Kabupaten Bandung Ferry Sandiyana mengatakan pihaknya  mengundang KPK dalam orientasi pengurus pada 17 November lalu. Kegiatan ini menjadi yang pertama kali dan selanjutnya akan terus rutin dilakukan mengingat animo pengusaha yang hadir di acara tersebut sangat tinggi.

AYO BACA : Kadin Kabupaten Bandung Lebih Khawatir Banjir daripada Wabah Corona

"Kadin Kabupaten Bandung ingin menciptakan pengusaha yang berintegritas. Berbisnis sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujarnya di Bandung, Rabu (9/3/2020).

Dia menjelaskan KPK memberikan pemahaman kepada para pengusaha agar terhindar dari kasus hukum. Pasalnya, banyak pengusaha yang bersentuhan dengan proyek pemerintah maupun terkait perizinan.

AYO BACA : Kadin Kabupaten Bandung Dorong UMKM Lewat

Menurutnya, pengusaha kerap tersandung kasus korupsi karena kurang paham peraturan. Padahal, pengusaha berupaya membantu pemerintah dalam kegiatan pembangunan.

"Banyak pengusaha di Kabupaten Bandung yang bersentuhan dengan APBD. Kami mengundang KPK agar para pengusaha mendapat penjelasan langsung dari mereka (KPK), mana yang boleh dan tidak diperbolehkan," kata Ferry.

Selain KPK, pihaknya juga memberikan pemahaman tentang fungsi Kadin kepada para pengurus. Hal ini sangat penting dilakukan agar pengurus tidak salah kaprah dalam berorganisasi.

Menurut dia, masih ada pengurus yang beranggapan bisa mendapatkan proyek bisnis dari Kadin. Padahal, Kadin hanya sebagai wadah bersilaturahmi antar pengusaha yang nantinya bisa memperluas jaringan usaha.

"Para pengurus diberi pembekalan tentang Kadin yang merupakan organisasi pengusaha yang diakui Undang-undang. Sehingga pengurus bisa lebih mengormati dan menghargai Kadin," kata Ferry.

AYO BACA : Dunia Usaha Diharapkan Berkembang Setelah Pemilihan Presiden

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers