web analytics
  

Idolai Habibie, 2 Siswi SMK Bandung Cerita Pengalaman Jadi Srikandi Mesin

Senin, 9 Maret 2020 16:10 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Idolai Habibie, 2 Siswi SMK Bandung Cerita Pengalaman Jadi Srikandi Mesin, Smk 12 bandung, habibie, ridwan kamil, ptdi, pindad, berita bandung

Dua siswi SMK 12 Bandung yang terjun di dunia mesin. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Pada peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada Minggu (8/3/2020), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunggah sebuah foto yang menampilkan dua siswi SMKN 12 Bandung di depan sebuah pesawat baling-baling. Kedua siswi tersebut merupakan siswi yang ikut terlibat merakit komponen pesawat bersama rekan-rekan lainnya.

Dalam keterangan foto tersebut, Emil, sapaan Ridwan Kamil menyebut bahwa menjadi perempuan saat ini bukan merupakan batasan untuk meraih cita-cita. Termasuk bila harus menjadi minoritas di bidang pekerjaan yang identik dengan peran laki-laki.

Ayobandung.com menyambangi SMKN 12 Bandung pada Senin (9/3/2020). Kedua siswi tersebut, Astri Meilianty Putri (17) dan Febby Febriyanti Priyatna (19), bercerita mengenai pengalaman masing-masing menuntut ilmu di bidang permesinan.

Astri mengaku, salah satu hal yang membuatnya tertarik masuk ke jurusan Teknik Mesin adalah hobinya mengutak-atik komponen otomotif sejak kecil. Sosok sang ayah menjadi pemantik rasa penasaran dirinya untuk mendalami bidang tersebut.

"Dari SD saya udah diajak ayah untuk bongkar pasang motor, dibersihin, dipasangi lagi. Jadi sampai sekarang hobi ngoprek mesin," ungkapnya.

Sementara Feby mengaku terdorong untuk mempelajari rangka pesawat karena rasa penasaran pribadi. Sosok Habibie menjadi role model baginya.

"Kami mengidolai Habibie karena sosoknya inspiratif. Mendirikan PTDI juga sekolah ini. Pak Habibie juga suka menyemangati anak-anak seusia kami untuk bisa mengejar cita-cita," papar Feby dan Astri.

Di sekolahnya, Astri mempelajari hal-hal teknis terkait permesinan seperti membubut hingga mengoperasikan mesin press CNC. Sementara Febby mempelajari cara merakit rangka pesawat.

Kegiatan yang identik dengan pekerjaan pria seperti mengelas pun menjadi hal yang mereka hadapi sehari-hari.

"Di sini ada 6 kelas, dan rata-rata dalam satu kelas hanya ada 5 orang perempuan. Tapi kami tidak pernah dibeda-bedakan oleh guru. Semua harus bisa," ungkap Astri.

Mereka juga mengaku selama ini merasa nyaman belajar hingga magang di tempat mayoritas pria. Tidak ada hambatan berarti yang dialami, dan nada suportif pun kerap diberikan oleh rekan-rekan mereka.

"Meskipun ada aja sih yang suka ngeremehin, bilang bahwa karena kita cewek bakalan susah. Tapi banyak juga yang selalu kasih semangat, termasuk ketika di tempat magang," ungakp Feby.

Astri telah menjalani masa magang di PT Pindad sementara Feby mempelajari cara merakit pesawat di PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Di kedua tempat tersebut, mereka mengaku perempuan tidak banyak yang menempati posisi teknis.

Meski demikian, hal tersebut tidak pernah menghalangi mereka untuk berkarya lebih jauh di bidang tersebut. Keduanya bercita-cita melanjutkan studi dan karier di bidang perakitan pesawat.

"Enggak ada malah yang ngebubut atau ngelas gitu, tapi justru di situ tantangannya," ungkap Astri.

"Kita tetap bisa kok menunjukan identitas sebagai perempuan sambil mengerjakan pekerjaan laki-laki. Kuncinya jangan banyak dengerin perkataan orang, dan harus berani gaul sama cowok. Enggak selamanya bergaul dengan cowok itu berarti negatif, justru banyak pelajaran yang bisa diambil," ungkap mereka. 

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Pemprov Jabar Rampungkan Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 23:11 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan Pemda Provinsi Jabar sudah melaksanakan tugasnya dalam pembangunan Tol Cisum...

Bandung Raya - Bandung, Pemprov Jabar Rampungkan Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu, Tol Cisumdawu,Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu,Pemprov Jabar,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

TPU Cikadut Hanya Untuk Pemakaman Warga Kota Bandung

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 19:25 WIB

Kepala Dinas Tata dan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari menegaskan, TPU Cikadut hanya melayani pemakaman untu...

Bandung Raya - Bandung, TPU Cikadut Hanya Untuk Pemakaman Warga Kota Bandung, Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Bandung,TPU Cikadut,Pemakaman Warga Kota Bandung,jenazah Covid-19

1.471 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Cikadut Selama Pandemi

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 18:25 WIB

Kepala Dinas Tata dan Ruang (Distaru) Kota Bandung, Bambang Suhari mengakui adanya lonjakan jenazah Covid-19 yang dimaka...

Bandung Raya - Bandung, 1.471 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Cikadut Selama Pandemi, TPU Cikadut,Jenazah Covid-19,Pemakaman Jenazah Covid-19,Liang Lahat TPU Cikadut,Distaru Kota Bandung,Pemkot Bandung

Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Larang Wisatawan Jabodetabek Datang ke...

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 18:20 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, mulai hari ini wilayah Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupate...

Bandung Raya - Bandung, Siaga 1 Covid-19, Ridwan Kamil Larang Wisatawan Jabodetabek Datang ke Bandung Raya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Bandung Raya Siaga 1 COVID-19,Kasus Covid-19 di Jawa Barat,kasus Covid-19 di Bandung Raya,Kasus Covid-19 Meningkat

Perajin Wayang Golek Kota Bandung, Karyanya Tembus ke Mancanegara

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 18:10 WIB

Pelanggan dari wayang hasil buatan Ade ini kini sudah banyak yang berasal dari luar Kota Bandung, bahkan sampai tembus k...

Bandung Raya - Bandung, Perajin Wayang Golek Kota Bandung, Karyanya Tembus ke Mancanegara, Perajin,Wayang Golek,Kota Bandung,Mancanegara,Dalang,wayang klasik

Jumlah Pasien Meningkat, RSHS Butuh Tambahan Nakes

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 17:50 WIB

Pentingnya penambahan nakes bahkan ditinjau lebih genting dibandingkan permasalahan keterisian tempat tidur. 

Bandung Raya - Bandung, Jumlah Pasien Meningkat, RSHS Butuh Tambahan Nakes, RSHS,Nakes,Pasien,Kasus Covid-19,Rumah Sakit Hasan Sadikin

Mati Suri Pasar Palasari: Tak Tertolong Online, Toko Buku Makin Tak La...

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 17:35 WIB

Toko buku di Pasar Palasari sedang mengalami mati suri. Mereka pun tak dapat mengandalkan jualan secara online.

Bandung Raya - Bandung, Mati Suri Pasar Palasari: Tak Tertolong Online, Toko Buku Makin Tak Laku, Pasar Palasari,Online,Toko Buku,e-commerce,Penjual,Kota Bandung

Pengobatan Alternatif Kena Pajak, Paranormal di KBB Menolak!

Bandung Selasa, 15 Juni 2021 | 17:10 WIB

Paranormal di KBB secara gamblang tidak menerima adanya pajak pengobatan alternatif.

Bandung Raya - Bandung, Pengobatan Alternatif Kena Pajak, Paranormal di KBB Menolak!, Pengobatan Alternatif,Pajak,Paranormal,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Pajak Pertambahan Nilai,PPN,Komunitas Paguyuban Paranormal Indonesia,KPPI

artikel terkait

dewanpers