web analytics
  

Travel Diminta Tak Buka Pendaftaran Umrah untuk Sementara

Senin, 9 Maret 2020 11:11 WIB

Ilustrasi (ayobandung.com/Adi Ginanjar)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) diminta tidak membuka pendaftaran umrah selama Pemerintah Arab Saudi belum mencabut penangguhan sementara umrah. Sudah 12 hari sejak tanggal 27 Februari Pemerintah Saudi menghentikan sementara umrah karena wabah virus corona.

"Untuk umrah memang kami sempat menyampaikan dan mengimbau kepada seluruh penyelenggara untuk tidak dulu menerima pendaftaran umrah," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim saat memberikan arahan pada kepada jamaah manasik umrah PT Patuna Mekar Jaya, Ahad (8/3).

AYO BACA : 18.589 Jemaah Umrah di Saudi Dipulangkan Bertahap

Karena kata Arfi, bagaimana PPIU mau menerima pendaftaran umrah, sementara Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kepastian kapan umrah dibuka kembali. Untuk itu PPIU diminta menjalankan imbauan Kemenag untuk tidak menerima pendaftaran umrah.

"Bagaimana mau menerima pendaftaran umrah dalam kondisi begini karena tidak ada kepastian tanggalnya," katanya.

AYO BACA : Penangguhan Umrah Arab Saudi Belum Diketahui hingga Kapan

Arfi mengatakan, sesuai ketentuan semua PPIU yang menerima pendaftaran umrah harus sudah memiliki kepastian, terutama untuk tiketnya. Misalnya, kata Arfi, ketika PPIU menentukan tanggal 1 April atau satu Mei itu harus sudah ada pembayaran untuk booking tiket ke maskapai.

Untuk itu, dalam kondisi seperti sekarang ini di mana Kerjaan Arab Saudi belum memberikan kepastian kapan umrah akan dibuka, maka Kemenag mengimbau kepada seluruh penyelenggara untuk tidak menerima pendaftaran umrah.

"Karena apa? Karena pertama belum ada kepastian. Kedua ketika nanti akan dibuka tentu yang diprioritaskan yang sudah mendaftar yang kemudian harus diprioritaskan yang harus diutamakan. Maka dari itu jangan menerima dulu pendaftaran," katanya.

Arfi memastikan, jika Pemerintah Arab Saudi belum menyampaikan kapan pastinya umrah akan dibuka kembali, sementara PPIU masih membuka pendaftaran umrah maka PPIU telah menjual janji yang dilarang dalam Agama Islam.

"Kalau ada yang menerima pendaftaran itu menjual janji itu dilarang di dalam agama," katanya.

AYO BACA : Umrah Dibatasi, Masjidil Haram Lengang

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers