web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Disparbud Jabar Terus Genjot Kunjungan Wisatawan Lokal Ditengah Dampak Corona

Minggu, 8 Maret 2020 16:47 WIB Faqih Rohman Syafei

Obyek wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung. (Ayobandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Dampak virus corona mulai berimbas pada sektor pariwisata Jawa Barat. Namun demikian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat terus berupaya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan domestik.

"Kita coba alihkan, walaupun beberapa negara sudah menutup masuk dan keluar seperti Singapura dan Itali. Kita alihkan untuk konsumsi untuk lokal," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Dedi Taufik, Sabtu (7/3/2020).

Dedi mengaku saat ini tengah mendorong sejumlah perusahaan perjalanan wisata dan pengusaha hotel serta restoran di Jawa Barat untuk memberikan penawaran menarik kepada wisatawan. Hal tersebut guna mendongkrak kunjungan wisatawan untuk berkunjung ke Jawa Barat.

"Kami dengan Asita dan PHRI coba untuk memberikan nanti dengan kabupaten dan kota membuat spesial rate di hotelnya dan kulinernya," katanya.

"Mudah-mudahan didukung oleh para asosiasi. Sehingga ini terjaga pariwisata kita, karena ke pertumbuhan kita lihatnya kesana," tambah Dedi.

Dedi menjelaskan akibat virus corona sektor pariwisata mulai terkena dampaknya terlebih pada Januari - Februari 2020. Tetapi berdasarkan catatan, kunjungan wisatawan pada Januari 2020 dibandingkan tahun lalu mengalami peningkatan.

"Ada peningkatan pasca sebelum corona. Tapi Februari 2020 ini kami sedang analisis datanya, ditambah Jawa Barat banyak gatenya dari Bandara Husein, Kertajati, Soetta sendiri yang kita hitung pergerakan yang masuk ke Jawa Barat," terangnya.

Ditambahkannnya saat ini pihaknya terus berupaya agar sektor pariwisata di Jawa Barat terus tumbuh ditengah-tengah adanya isu corona.

"Paling penting, Jawa Barat terus mensosialisasikan terutama tadi untuk kehati-hatian tadi. Dan juga kita promosikan wisata untuk konsumsi lokal," pungkasnya
 

Editor: Andres Fatubun
dewanpers