web analytics
  

Ini Call Center Informasi Corona di Kabupaten Bogor

Minggu, 8 Maret 2020 07:30 WIB Husnul Khatimah

Ilustrasi -- Petugas medis membawa pasien saat simulasi ke Ruang Isolasi Khusus Kemuning Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (6/3/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menyosialisasikan Instruksi Bupati Bogor Nomor 90 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).

"Untuk setiap informasi terkait dugaan virus corona Pemerintah Kabupaten Bogor membuka layanan di Dinas Kesehatan melalui sambungan cepat 24 Jam Sitegar 119 atau Posko layanan kegawatdaruratan medis  021- 87901590 dan WhatsApp 081212349911," ungkap Mike, Jumat (6/3/2020).

Mike juga menambahkan, sesuai Intruksi Bupati Bogor Nomor 90 Tahun 2020, masyarakat diimbau menghindari berpergian ke daerah atau negara yang sedang terjangkit wabah COVID-19.

"Apabila sudah terlanjur melakukan kontak dengan suspect yang diduga terjangkit wabah COVID-19 agar segara memastikan ke pihak terkait dalam rentang waktu 14 hari masa inkubasi virus," ungkap Mike.

Mike juga berpesan kepada masyarakat untuk menjadikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) atau Gerakan Masyarakat Sehat untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Selain membahas sosialisasi peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi Covid-19 Mike juga megklarifikasi terkait jumlah pengidap gizi buruk yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

"Jumlahnya hanya 100 orang pengidap gizi buruk pada akhir tahun 2019 atau sekitar 0,0017 % dari 577.656 balita yang menjadi sasaran. Sementara balita yang ditimbang di Kabupaten Bogor 454.433, yang terdampak gizi buruk pun sudah kita tangani dan nama- namanya ada di data kita," kata Mike. 

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers