web analytics
  

Manfaat Pijat untuk Kesehatan, Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh?

Sabtu, 7 Maret 2020 16:24 WIB M. Naufal Hafizh

[Ilustrasi] Peserta didampingi instruktur saat mengikuti kelas keterampilan pijat di Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental Sensorik Netra Rungu Wicara dan Tubuh, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Rabu (4/3/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM pijat bagi masyarakat Indonesia identik dengan pengobatan alternatif bagi badan yang pegal dan lelah. Namun di luar itu, ada manfaat lain bagi kesehatan dari pijat.

Pijatan terbukti bisa memberikan manfaat fisik dan psikologis. Dilansir dari Medical Daily, pijatan bisa memperbaiki mental. pijat bisa mengembalikan mood. Hal ini sesuai dengan penelitian dari Emory University. Ahli pijat menyatakan pentingnya sentuhan untuk memberikan rasa nyaman.

Selain pijatan bermanfaat buat kesehatan mental, berikut 4 manfaat pijat bagi kesehatan:

1. Redakan nyeri dan rasa sakit

pijat bisa membantu mengurangi rasa sakit pada otot, misalnya sakit punggung karena seharian duduk di kantor. Pasien yang didiagnosis mengalami fibromyalgia dan arthritis dapat berbicara dengan dokter untuk melakukan terapi pijat.

2. Memperbaiki kualitas tidur

Penelitian oleh University of Miami School of Medicin mengatakan, responden mengalami penurunan gangguan tidur setelah melakukan pijat 30 menit per minggu.

Pijatan juga bisa meningkatkan kadar serotonin yang punya peran penting dalam mengatur siklus tidur.

3. Mengobati cedera olahraga

Selain mempercepat pemulihan, pijatan bisa mengurangi peradangan serta meningkatkan fleksibilitas otot.

Eva Carey, direktur terapi pijat nasional untuk perusahaan Zeel mengatakan, pijatan bisa menyembuhkan dan mencegah cedera serta meningkatkan daya tahan.

4. Meningkatnya sistem kekebalan tubuh

Mark Rapaport, seorang profesor dan ketua ilmu psikiatri dan perilaku di Emory University mengatakan, pijatan bisa meningkatkan sirkulasi sel darah putih melalui penelitian oleh Cedars-Sinai Medical Center.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers