web analytics
  

Wapres Harap Pelarangan Umroh Tidak Berlangsung Lama

Minggu, 1 Maret 2020 09:44 WIB

Ma'ruf Amin (republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pelarangan sementara kunjungan umrah oleh Pemerintah Arab Saudi tidak berlangsung lama. Wapres mengatakan, meski Pemerintah menghormati kebijakan Pemerintah Saudi untuk mencegah wabah virus corona (Covid-19), ia tetap berharap kunjungan ibadah umroh bisa dibuka secepatnya.

"Saya harap ini juga ini sementara yang tidak lama juga, mudah-mudahan beberapa hari yang akan datang akan dibuka kembali," ujar Ma'ruf usai menghadiri The 3rd International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) 2020 di JCC Senayan Jakarta, Sabtu (29/2/2020) kemarin.

Ma'ruf menerangkan, pemerintah melalui Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi tetap bernegosiasi agar jamaah dari Indonesia diperbolehkan melakukan kunjungan umroh, khususnya jamaah yang sudah terlanjur dalam perjalanan.

Ma'ruf beralasan, hingga saat ini belum ditemukan kasus corona di Indonesia. "Karena kita tidak termasuk negara  yang terjangkit mudah-mudahan jangan terjangkit mudah-mudahan ya insyAllah, karena itu kita bernegosiasi ya paling tidak yang sudah ada di sana itu sudah bisa melaksanakan ibadah umrohnya," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Wapres Ma'ruf juga menanggapi banyak agen atau biro perjalanan merugi akibat kebijakan Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara kunjungan umroh untuk mencegah virus corona atau Covid-19.

Menurut Ma'ruf, penyebaran virus corona memang memberi dampak ekonomi ke negara-negara yang terpapar maupun tidak terpapar. Salah satunya, penghentian umroh sebagai upaya Pemerintah Arab mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 ke wilayah tersebut.

"Karena (corona) itu semua, sekarang ini negara mungkin mendapatkan kerugian, tentu dampaknya terhadap pengusaha-pengusaha, kepada biro-biro perjalanan, bahkan ada negara yang tadinya surplus sekarang minus, pengaruh virus corona itu luar biasa," ujar Ma'ruf di Kantor Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (28/2).

Karena itu, Ma'ruf berharap semua pihak memahami pertimbangan Pemerintah Arab Saudi yang untuk sementara menghentikan ibadah umroh. Hal ini demi mencegah menyebarnya virus corona (Covid-19) ke wilayah tersebut. Sebab, saat ini virus Covid-19 sudah mulai menyebar ke negara-negara Timur Tengah seperti Iran, Uni Emirat Arab.

"Mereka tentu ingin menjaga negaranya supaya tak terpapar. Salah satunya dengan cara menutup akses dari luar. Termasuk juga umroh, ya kita harus hormati keputusan itu," ujar Ma'ruf.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers