web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Jemaah Terancam Gagal Umrah, Biro Perjalanan Upayakan Penjadwalan Ulang

Jumat, 28 Februari 2020 10:42 WIB

Ilustrasi jemaah Indonesia. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan penghentian sementara visa umrAh sebagai langkah pencegahan terhadap masuknya virus Corona atau Covid-19. Kebijakan ini membuat masyarakat khususnya calon jemaah umrah terancam tidak dapat diberangkatkan.

Beberapa biro perjalanan haji dan umrah masih menunggu konfirmasi dan mengimbau kepada calon jemaah untuk tetap tenang dan bersabar.

"Kami harap semua jemaah tenang dan bersabar, insyaallah kami semaksimal mungkin untuk tetap memberangkatkan jemaah, lepas dari itu kejadian force majeure adalah bagian dari ujian untuk kami semua, pasti diberikan jalan yang terbaik oleh Allah,” kata Suverpisor Travel Safari Suci Bandung, Cecep Syarief Hidayat ketika dihubungi di Bandung, Kamis (27/2/2020).

AYO BACA : Umrah Batal, Kemenag Jabar Data Travel yang Akan Berangkatkan Jemaah

Terkait keberangkatan umrah terdekat, calon jemaah umrah yang menggunakan jasa Travel Safari Suci sebanyak 78 orang yang akan berangkat pada 5 Maret mendatang.

"Sehubungan dengan grup umrah kami pada tanggal 5 maret yang akan datang, semua proses sudah finalisasi termasuk visa sudah keluar semua, namun perhari ini semua flight ke Saudi disetop," kata dia.

Cecep mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian dan konfirmasi lebih lanjut dari pihak travel yang berada di Saudi. "Hanya saja dengan kebijakan pemerintah Saudi saat ini, kami masih menunggu konfirmasi selanjutnya," kata dia.

AYO BACA : Forum Negara Islam Setuju Penundaan Jemaah Umrah

Cecep mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak penerbangan, jika memang tidak bisa pihaknya akan mengambil langkah penjadwalan ulang atau reschedule.

"Kami juga masih berkoordinasi dengan asosiasi, kementerian agama, pihak penerbangan dan lainnya. Jika memang tetap tidak bisa pada waktunya, kemungkinan kami ambil rescheduling keberangkatan,” ucapnya.

Terkait dengan segala fasilitas jamaah, pihaknya berupaya untuk menjamin para calon jemaah agar dapat diberangkatkan ataupun dapat di-reschedule.

“Insyaallah, makanya kami masih koordinasi dengan berbagai pihak tadi, supaya jemaah berangkat dan tidak ada yang dirugikan dengan adanya kebijakan pemerintah Saudi ini," kata dia.

AYO BACA : Umrah Ditangguhkan, Kemenag Jabar dan Bandung Tunggu Arahan Pusat

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers