web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Umrah Ditangguhkan, Kemenag Jabar dan Bandung Tunggu Arahan Pusat

Jumat, 28 Februari 2020 09:10 WIB Nur Khansa Ranawati

Ilustrasi ibadah umrah. (dok. Biro Setpres)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Otoritas Arab Saudi memastikan telah memberhentikan sementara kedatangan jemaah umrah yang berasal dari berbagai negara di dunia. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Meski demikian, hingga saat ini, Jumat (28/2/2020) pagi belum ada keputusan resmi yang diberikan oleh Kementerian Agama untuk menyikapi pemberhentian umroh tersebut di level teknis. Kasubag Humas Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat (Jabar) Ohan Burhan pun mengaku belum dapat berkomentar apapun.

"Kita enggak bisa komentar kalau belum ada statement dari pusat. Jadi kita belum mengeluarkan aturan atau hal-hal yang terkait dengan masalah umrah itu. Nunggu itu, baru kita bisa komentar," kata dia melalui sambungan telepon, Kamis (27/2/2020).

AYO BACA : Biro Perjalanan Keluhkan Penghentian Umrah Sementara ke Arab Saudi

Dia mengatakan, sejauh ini belum ada komplain ataupun keluhan yang diterima pihaknya dari para jemaah dan agen travel. Dia juga menyebut bahwa selama belum ada ketentuan resmi dari pemerintah pusat, maka keberangkatan masih dapat dilakukan.

"Bisa (berangkat) selama belum ada aturan dari Kanwil Kemenag masih bisa," ungkapnya.

AYO BACA : Umrah Dibatalkan Sementara, Jokowi Hormati Keputusan Saudi

Senada dengan hal tersebut, Humas Kemenag Kota Bandung Agus Saparudin mengatakan institusinya belum dapat menyatakan sikap apapun. Pasalnya, belum ada pernyataan yang diterima dari pemerintah pusat melalui surat edaran.

"Sebenarnya, Kementerian Agama Kota Bandung belum menyatakan sikap sebenarnya karena memang belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Agama pusat terkait dengan travel warning ini. Kita belum dapat," ungkapnya. 

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan pihaknya menghargai keputusan yang dibuat oleh pemerintah Arab Saudi. Dia mewajarkan alasan proteksi diri yang dikemukakan otoritas setempat.

"Itu kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi. Kita menghargai, kita menghormati, karena apa pun yang namanya kesehatan itu dinomorsatukan oleh Pemerintah Arab Saudi. Kita sangat menghargai," kata Jokowi di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (27/2/2020) sebagaimana dikutip dari Republika.co.id.

"Saya kira ini kan tidak hanya untuk Indonesia, tetapi untuk semua negara karena mereka ingin memproteksi, melindungi warga negaranya dari virus corona. Kita sangat menghargai itu," tambahnya.

AYO BACA : Arab Saudi Hentikan Sementara Umrah Akibat Corona

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers