web analytics

Ciptakan Petani Milenial, Bupati Aa Umbara Ajak Tanam Sayuran Ekspor

clockKamis, 27 Februari 2020 05:44 WIB userTri Junari
Bandung Raya - Bandung, Ciptakan Petani Milenial, Bupati Aa Umbara Ajak Tanam Sayuran Ekspor, aa umbara, kbb, petani milenial, pertanian

Ciptakan Petani Milenial, Bupati Aa Umbara Ajak Tanam Sayuran Ekspor. (Ayobandung.com/Tri)

CISARUA, AYOBANDUNG.COM -- Menangkap peluang bonus demografi Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna akan melakukan akselerasi pembangunan bidang pertanian dengan strategi mencetak pemuda di wilayahnya menjadi petani milenial komoditi sayuran ekspor.

Kekayaan alam dan potensi ekonomi pada sektor pertanian di Bandung Barat memang dikenal luas sebagai penghasil sayuran dengan pasar ritel modern bahkan mancanegara.

Sayangnya potensi itu masih kurang dilirik bagi sebagian besar milenial di Bandung Barat. Tercatat ada lebih dari 62.000 warga berusia 17-30 atau 30 persen dari jumlah penduduk.

"Strategi mencetak petani milenial ini butuh upaya dari hulu ke hilir, dimulai dari wawasan dan pelatihan, pengemasan hingga menyiapkan pasarnya,"ungkap Bupati saat acara Ngariung Bareng Bupati (Ngabati) bersama petani di Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, KBB, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, langkah awal ialah membangun kebersamaan antara eksekutif dan legislatif untuk menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas arah pembangunan di tahun 2021-2022. 

Melalui rapat ketahanan pangan dan rapar paripurna tentang pokok pikiran DPRD pekan lalu, langkah politik menuju skala prioritas pertanian sudah terbangun.

"Kemarin kita rapat ketahanan pangan bersama DPRD, hasilnya keberpihakan anggaran dan arah pembangunan kedepan sektor pertanian menjadi prioritas," sebutnya.

Menurutnya, komoditas sayuran Bandung Barat sudah memiliki pasar yang menjanjikan terbukti dengan ekspor beberapa jenis sayuran seperti paprika, baby bean dan edamame menembus pasar Singapura, Jepang, China bahkan Eropa.

Tantangan yang kini dihadapi dalam mencetak petani milenial adalah kurangnya pendampingan dan wawasan pengolahan pertanian pada milenial. 

Mindset yang masih terbangun ialah mencoba profesi lain yang pada akhirnya menjadikan sebagai pegawai saja.

"Kita akan bangun green house terpadu seluas 1-2 hektar yang akan menjadi lokasi pembinaan milenial ini, mereka akan diajak bertani kemudian melihat langsung hasilnya secara ekonomi. Dengan begitu saya meyakini mindset bahwa petani itu tidak menjanjikan hilang dengan sendirinya," kata Aa.

Sebagai contoh, sebut Umbara, di Desa Pasir Langu ada seorang petani milenial berusia 25 tahun yang telah sukses menembus pasar ekspor dengan luas lahan sekitar satu hektare. 

Panen Paprika berwarna Hijau, Kuning dan Merah itu bisa berlangsung sepekan sekali dengan pasar yang telah ada. 

Pemasaran juga mudah seiring bantuan teknologi digital seperti aplikasi pertanian yang disediakan pemerintah daerah. 

"Disini usianya 25 tahun, dengan serius bertani pemuda ini bisa sejahtera. Daya dukung alam kita memang untuk pertanian, saya berharap kedepan semakin banyak petani milenial seperti ini," ujar dia.

Pemerintah Daerah juga tengah merancang sentra sayuran sebagai destinasi wisata seiring terbangunnya insfrastruktur di Cikalong Wetan-Cisarua. Produk hasil pertanian dari petani milenial akan ditempatkan dalam satu sentra kemudian menjadi daya tarik wisata sekaligus perluasan pasar.

"Tahun ini jalan Cikalongwetan-Cisarua terbangun dan terintegrasi dengan Kereta Cepat dan Kawasan Wisata Lembang. Sentra ini akan menjadi etalase produk unggulan pertanian Bandung Barat," katanya.

Dari sisi penguatan SDM, melalui program Skill Development Center (SDC) kerjasama dengan pemerintah pusat akan ada 1.000 wirausaha dan terbesar bidang pertanian.

"Programnya sudah lengkap, SDC itu mulai dari pelatihan, permodalam bahkan pasarnya disiapkan, tinggal generasi muda ini yang terbuka pada peluang bertani ini," tegas Aa.

Ditempat sama, pemuda warga Desa Pasir Langu, Wisnu (25) mengaku memilih jadi petani milenial sejak tahun 2011. 

Lahan seluas 1.200 meter persegi warisan orang tuanya disulap jadi green house modern untuk ditanami buah paprika. Dalam satu kali panen, ia bisa menghasilkan dua sampai tiga kuintal paprika dengan keuntungan Rp.2 juta. 

"Paprika ini bisa dipanen tiap satu Minggu sekali. Dalam satu kali penen saya menghasilkan Rp.2 juta dengan penjualan Rp.50 ribu per kilo," kata Wisnu.

Wisnu sadar, saat ini minat kaum Milenial dalam bertani, masih sangat kurang. Padahal potensi bisnis dan lahan masih sangat besar di Bandung Barat.

"Saya yakin Milenial juga bisa. Asal jangan malu untuk bertanya dan belajar," ucapnya.

Data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan KBB, ada 20 hektar lahan pertanian yang khusus budidaya paprika. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Cisarua dan Lembang, dengan jumlah kelompok tani sebanyak 108 kelompok. 

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan KBB, Heru BP mengatakan khusus untuk lahan di desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, rata-rata petani paprika adalah anak muda. 

"Khusus untuk Desa Pasirlangu kita akan dorong paprika ini jadi produk unggulan karena di sini didominasi paprika. Apalagi pembudidaya rata-rata petani Milenial," terangnya.

Selain paprika, Bandung Barat punya produk unggulan lain seperti anaeka sayuran, bunga potong, padi, kopi, aren, cengkeh dan karet. Dinas Pertanian bakal mendorong produk unggulan itu untuk digarap petani Milenial.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Prakiraan Cuaca 6 Agustus 2021, Kota Bandung Cerah

Bandung Jumat, 6 Agustus 2021 | 05:34 WIB

Cuaca Kota Bandung hari ini, Jumat (6/8/2021) diprediksi cerah berawan sepanjang hari.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca 6 Agustus 2021, Kota Bandung Cerah, Cuaca Kota Bandung,prakiraan cuaca Kota Bandung,prakiraan cuaca Kota Bandung hari ini,Prediksi Cuaca Kota Bandung,Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini

Waktu Salat Kota Bandung 6 Agustus 2021

Bandung Jumat, 6 Agustus 2021 | 05:06 WIB

Sebagai panduan untuk bisa menunaikan salat tepat waktu, berikut waktu imsak dan jadwal salat untuk wilayah Kota Bandung...

Bandung Raya - Bandung, Waktu Salat Kota Bandung 6 Agustus 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

Berburu Sepeda Bekas di Pasar Astana Anyar, Tak Pernah Sepi Peminat

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 22:00 WIB

Setiap harinya, selalu ada saja pengunjung yang menawar sepeda bekas yang masih layak pakai di Pasar Astana Anyar.

Bandung Raya - Bandung, Berburu Sepeda Bekas di Pasar Astana Anyar, Tak Pernah Sepi Peminat, Sepeda Bekas,Pasar Astana Anyar,Kota Bandung,UMKM

Meski Sesalkan Percobaan Bunuh Diri, Ketua AKAR Jabar Bela GB: Dia Pah...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 18:10 WIB

GB atau Gan Bondilie merupakan pendamping ribuan UMKM di Kota Bandung dan Cimahi.

Bandung Raya - Bandung, Meski Sesalkan Percobaan Bunuh Diri, Ketua AKAR Jabar Bela GB: Dia Pahlawan UMKM, Percobaan Bunuh Diri,Ketua AKAR Jabar,UMKM,Gan Bondilie,GB,Balai Kota Bandung

PHRI Jabar: Insiden Percobaan Bunuh Diri oleh GB ialah Inisiatif Sendi...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:10 WIB

Tindakan GB adalah respons terhadap dampak dari pandemi Covid-19 yang berlarut-larut

Bandung Raya - Bandung, PHRI Jabar: Insiden Percobaan Bunuh Diri oleh GB ialah Inisiatif Sendiri, phri jabar,Insiden,Percobaan Bunuh Diri,Kota Bandung,GB,Gan Bondilie,AKAR,Ketua Harian AKAR Jabar

Ngeri! Dua Ular Sanca 4 Meter Muncul dari Toilet Rumah Warga Bandung

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:37 WIB

Dua ekor ular sanca kembang muncul dari dalam toilet rumah warga di Jalan Sauyunan 2 No. 2 Kelurahan Kebon Lega, Kecamat...

Bandung Raya - Bandung, Ngeri! Dua Ular Sanca 4 Meter Muncul dari Toilet Rumah Warga Bandung, Ular Sanca Kembang,ular di toilet warga,Penemuan ular Bandung,Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung,animal rescue Bandung

Hasil Panen Petani Sukabumi yang Tak Laku Jadi Pakan Satwa Kebun Binat...

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:44 WIB

Pemprov Jawa Barat (Jabar) memberi bantuan pakan untuk satwa herbivora di Kebun Binatang Bandung. Saat ini, Kebun Binata...

Bandung Raya - Bandung, Hasil Panen Petani Sukabumi yang Tak Laku Jadi Pakan Satwa Kebun Binatang Bandung, donasi pakan satwa Kebun Binatang Bandung,Pakan Satwa Kebun Binatang Bandung,Bazoga,Bandung Zoological Garden,Petani sukabumi,Dinas Kehutanan Jabar

Kadisdik Jabar Kaget Dapat Hadiah Wayang Golek Mirip Dirinya

Bandung Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:11 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi mendapat hadiah wayang golek yang memiliki paras mirip dirinya dari organisas...

Bandung Raya - Bandung, Kadisdik Jabar Kaget Dapat Hadiah Wayang Golek Mirip Dirinya, Kadisdik Jabar Dedi Supandi,Wayang Golek,PPDB 2021

artikel terkait

dewanpers
arrow-up