web analytics
  

Unik! Media Pembelajaran Ini Terinspirasi dari Sedotan

Selasa, 25 Februari 2020 10:04 WIB Rizma Riyandi

Media Pembelajaran 4D Frame (Dok. Magang/Pingky Sintia)

SUKASARI, AYOBANDUNG.COM -- Bekerja sama dengan Indonesia, media pembelajaran 4D Frame yang berasal dari Korea ini dipamerkan di Education Center, Museum Pendidikan Nasional UPI. Untuk negara-negara ASEAN, media pembelajaran ini baru ada di Indonesia.

4D Frame merupakan media pembelajaran anak yang berasal dari Korea dan tercipta pada tahun 2003. Kemudian diperkenalkan ke publik tahun 2006 dan masuk di Indonesia lewat kerjasama dengan Museum Pendidikan Nasional tahun 2018.

AYO BACA : Tersangka Pemalsuan di Rancacili Belajar Cara Buat Kosmetik dari Youtube

“4D Frame ini media pembelajaran yang sekilas seperti mainan dari sedotan tapi sebetulnya bermanfaat untuk pembelajaran ilmu sains, matematika bahkan bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari,” Tutur Abdul Rifai (36), Staf Education Center Museum Pendidikan Nasional UPI.

4D Frame ini berbahan dasar polyester dengan berbagai macam bentuk dan ukuran yang dapat dirangkai dan dikreasikan sesuai imajinasi anak. Uniknya 4D Frame ini terinspirasi dari sedotan yang sering dipakai minum oleh anak.

AYO BACA : Pemkot Bandung Gelar Program Sekolah Ayah

“Asalnya dari Korea, jadi dulu itu ada seorang Ayah yang melihat anaknya sering minum pakai sedotan. Terus kepikiran untuk bikin media pembelajaran baru dan tidak bikin bosen yang seperti lego dan stik ice cream tapi berbahan dasar sedotan untuk mengurangi sampah. Akhirnya tercipta 4D Frame ini dengan bahan dasar polyster yang mirip dengan sedotan,”.

Media pembelajaran ini memudahkan anak untuk berimajinasi dan menerapkan ilmu khususnya sains dan matematika dalam kehidupan nyata dengan sederhana dan menarik. Sehingga anak dapat cepat memahami pelajaran dan tidak gampang bosan.

4D Frame umumnya diterapkan kepada anak berusia tujuh tahun. Namun bisa juga diterapkan pada remaja khususnya untuk pengembangan desain infrastruktur, alat peraga pendidikan dan robotik.

Selain itu metode ini juga bisa diterapkan pada bayi dengan menggunakan jenis 4D Frame berukuran super. Untuk penerapan pada bayi, media pembelajan ini bermanfaat mengasah motorik dan perkembangan otak.

Saat ini 4D Frame belum dijual secara umum dan hanya dipamerkan di Museum Pendidikan Nasional UPI di lantai 3 Education Center. Jadi bagi Anda yang ingin mengenalkan media pembelajaran baru, tidak ada salahnya mencoba 4D Frame ini.

AYO BACA : Selamat Datang Kemerdekaan Belajar

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers