web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kina Berpotensi Jadi Obat Corona?

Senin, 24 Februari 2020 14:00 WIB Mildan Abdalloh

Wujud virus corona. (NIAD-RML)

PASIRJAMBU, AYOBANDUNG.COM -- Pohon khas Kabupaten Bandung ini berpotensi menjadi obat virus corona yang mewabah akhir-akhir ini. Potensi tersebut setelah adanya temuan Chloroquine Phosphate sebagai penangkal virus corona.

Chloroquine Phosphate merupakan obat sintetis yang biasa digunakan untuk mengobati malaria. Jenis obat ini diketahui terkandung dalam pohon Kina.

Kina telah dijadikan pohon khas Kabupaten Bandung. Bahkan daunnya terdapat dalam logo Kabupaten Bandung.

AYO BACA : Sempat Dirujuk ke RSHS, Warga Kabupaten Bandung Dinyatakan Negatif Corona

Dengan adanya temuan Chloroquine Phosphate sebagai obat malaria sintetis, memungkinkan kandungan yang terdapat dalam kina bisa menjadi obat alami.

"Kalau di dalam sintetisnya terdapat kandungan anti virus corona, tentu senyawa dalam kina bisa saja memiliki aktivitas yang sama," tutur Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gamboeng, Dadan Rohdiana, Senin (24/2/2020).

Hal yang perlu dilakukan, kata Dadan, adalah melakukan penelitian terkait struktur senyawa Chloroquine Phosphate dengan senyawa Kina. "Tinggal dilihat strukturnya ada tidak di kina, kalau mirip, dipastikan aktivitasnya sama dan bisa menjadi obat corona," ujarnya.

AYO BACA : 78.999 Terinfeksi Corona di Seluruh Dunia, 2.471 Tewas

Namun yang menjadi permasalah, saat ini belum diketahui keberadaan laboratorium yang melakukan riset mengenai penangkal virus corona di Indonesia.

PPTK, lanjut Dadan, masih memiliki keterbatasan sarana untuk melakukan penelitian yang dikhususnya bagi anti virus corona berbahan dasar kina. "Keterbatasan alat, instrumen dan fasilitas, makanya harus kerja sama dengan lembaga lebih mumpuni," katanya.

Kerja sama penelitian pernah dilakukan PPTK Gamboeng dengan Universitas Airlangga ketika meneliti obat bagi virus H5N1. Dalam penelitian tersebut, PPTK Gamboeng menyediakan bahan baku dan Universitas Airlangga menyediakan fasilitas dan peralatan penelitian.

"Sebenarnya ini menjadi peluang bagi pertumbuhan kina di Indonesia khususnya Bandung, jika kandungannya bisa menjadi obat corona," tutupnya.

AYO BACA : RSHS Kembali Tangani 3 Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers