web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Waspada! Bogor Masih Terancam Cuaca Buruk dan Bencana 5 Hari ke Depan

Senin, 24 Februari 2020 13:32 WIB Husnul Khatimah

Longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. (dok. Basarnas)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Sejak beberapa hari belakangan, wilayah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan hampir setiap hari dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi seperti ini diprediksi masih akan terjadi hingga 28 Februari. 

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatolog, dan Geofisika (BMKG0, saat ini terdapat bibit siklon tropis di Samudera Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah mendorong terbentuknya kawasan konvergensi (pumpunan angin) memanjang dari Sumatera Selatan hingga selatan Jawa Barat. 

AYO BACA : Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Ciliwung Bogor

"Kondisi ini menyebabkan wilayah kabupaten Bogor diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, terutama angin kencang ini dapat dirasakan di dataran tinggi di Bogor Selatan. Kondisi ini diprakirakan masih bertahan hingga 5 hari ke depan," ujar Kepala Stasiun Meteorologi Citeko Asep Firman Ilahi, saat dihubungi Ayobogor.com, Senin (24/2/2020).

Dia mengatakan, dengan kondisi seperti itu, di wilayah Kabupaten Bogor bagian selatan dengan penampakan alam pegunungan dan perbukitan berpotensi terjadi tanah longsor, banjir bandang, dan tumbangnya pepohonan. Apalagi tingkat curah hujan dalam 10 hari terakhir tercatat tinggi yang menyebabkan air tanah menjadi jenuh dan labil.

AYO BACA : Satu Keluarga di Bogor Tewas Tertimpa Tembok Jebol

"Wilayah selatan Kabupaten Bogor dengan topografi perbukitan sangat rawan longsor, banjir bandang dan pohon tumbang. Di selatan Bogor dalam 3 hari terakhir terdapat setidaknya terjadi 3 tanah longsor yang menelan korban jiwa," katanya. 

Untuk itu, sambung Asep, dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama masayarakat yang tinggal di daerah berbukitan ketika hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. 

"Menjauh dari pohon besar ketika terjadi angin kencang. Selain itu masyarakat yang bepergian dan berwisata di kawasan Puncak sampai Cipanas Cianjur, untuk mewaspadai tebingan pinggir jalan ketika hujan terjadi," katanya. 

AYO BACA : Jika Tak Digubris PUPR, Pemkab Bogor Bakal Kerahkan TNI Garap Jalur Puncak 2

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers